Petani Plasma 8 Nagori di Gunung Malela Demo PT Sipef, Tuntut Realisasi 20 Persen Plasma

oleh -17 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Petani Plasma Masyarakat Bersatu dari delapan nagori di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Sipef, Senin (27/4/2026).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak perusahaan agar segera merealisasikan kewajiban plasma sebesar 20 persen dari total Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan dan Kewajiban plasma harus sesuai Permentan No. 18/2021.

Salah seorang orator aksi, Suherman ST, menyatakan bahwa apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi, masyarakat meminta agar operasional PT Sipef ditutup.

“Kami meminta perusahaan memenuhi kewajiban plasma 20 persen. Jika tidak mampu, kami minta perusahaan ditutup,” tegas Suherman di lokasi aksi.

Selain itu, massa juga mendesak Bupati Simalungun, H. Anton Saragih, untuk mencabut dan membatalkan perjanjian yang ditandatangani oleh bupati sebelumnya.

Senada dengan itu, Sholeh Saragih yang didampingi Hendra Saragih menyampaikan bahwa masyarakat dari delapan nagori juga meminta perhatian pemerintah pusat.

“Kami meminta Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI, khususnya Hinca Panjaitan, agar memanggil pihak perusahaan ke DPR RI untuk menjelaskan persoalan plasma ini,” ujarnya.

Dalam orasinya, massa turut menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya, membatalkan kelompok plasma yang dibentuk oleh PT ESI (Sipef), meminta agar plasma diberikan kepada masyarakat sekitar perusahaan.

Membatalkan kesepakatan yang dibuat di Dinas Pertanian, meminta pemeriksaan terhadap manajemen perusahaan, mulai dari manajer plasma, general manager hingga direktur, mendesak agar oknum pangulu yang diduga terlibat diperiksa dan meminta Bupati Simalungun membatalkan SK sebelumnya serta mengembalikan lahan di luar konsesi kepada masyarakat.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Pihak perusahaan yang diwakili oleh manajer menerima aspirasi para pengunjuk rasa dan menyatakan akan menyampaikannya kepada manajemen.

“Kami akan meneruskan seluruh aspirasi ini ke pihak manajemen,” ujar perwakilan perusahaan. (RZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *