KransNews.com | Simalungun – Sembilan tahun perjalanan Komunitas Relawan North Sumatera (KRNS) tidak dirayakan dengan kemeriahan semata. Di usia yang ke-9, KRNS memilih berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
Sejumlah anak yatim dan kaum dhuafa di kawasan Perluasan Timur, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, mendapat santunan dalam kegiatan sosial yang digelar, Sabtu (26/9/2026).
Suasana sederhana namun penuh kehangatan terasa dalam kegiatan tersebut. Senyum dan doa dari warga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun komunitas yang selama ini bergerak di bidang sosial kemanusiaan.
Kegiatan itu turut dihadiri Istri Wakil Bupati Simalungun, Rospita Boru Purba, Hendra Sukma Sinaga, S.Kom., Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, Salman Abror, SH, Ketua Karang Taruna Kecamatan Bandar Huluan Irwansyah Putra, pengurus Karang Taruna Kecamatan Dolok Batunanggar, para jurnalis serta masyarakat sekitar.
Di tengah kegiatan, Rospita Boru Purba menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada KRNS. Ia berharap semangat kepedulian yang selama ini dibangun komunitas tersebut dapat terus tumbuh dan memberi manfaat bagi semakin banyak masyarakat.
“Selamat ulang tahun KRNS ke-9. Agar ke depan lebih solid lagi untuk kegiatan sosial,” ucap Rospita.

Tak hanya menghadiri kegiatan, Rospita juga menyempatkan diri mengunjungi Riduan Nasution, warga kurang mampu yang tinggal bersama kakaknya, Kak Taing. Dalam kunjungan tersebut, Rospita menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian.
Kunjungan itu menjadi salah satu momen yang menyentuh dalam perayaan HUT KRNS. Di tengah keterbatasan yang dijalani, perhatian dan kehadiran orang lain menjadi bentuk dukungan yang memiliki arti tersendiri bagi keluarga tersebut.
Direktur Eksekutif KRNS, Aroji Siagian, mengatakan perjalanan komunitas yang telah memasuki usia sembilan tahun bukanlah sesuatu yang mudah. Menurutnya, keberlangsungan berbagai kegiatan sosial KRNS tidak terlepas dari niat tulus para relawan serta dukungan para donatur.
“Perjalanan KRNS ini bukan hal yang mudah. Tetapi dengan niat yang tulus dan dukungan para donatur yang terus membantu, kegiatan sosial KRNS bisa terus terlaksana,” ujar Aroji.
Sementara itu, Ketua KRNS Kabupaten Simalungun Jonni Damanik mengatakan, KRNS dibangun oleh orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat, khususnya mereka yang secara ekonomi membutuhkan uluran tangan.
Menurut Jonni, salah satu kegiatan yang saat ini menjadi perhatian KRNS adalah membantu pemasangan meteran listrik secara gratis bagi warga yang kurang mampu.
“Kami ingin terus hadir untuk masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya dengan membantu pemasangan meteran listrik gratis bagi warga yang tidak mampu,” kata Jonni.
Bagi KRNS, bertambahnya usia bukan sekadar angka. Sembilan tahun perjalanan menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Satu santunan, satu kunjungan, satu bantuan dan satu kepedulian kecil dapat menjadi berarti bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan.
Perayaan HUT ke-9 KRNS pun akhirnya menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat tersebut: hadir, berbagi dan membantu sesama. (RZ/LD)







