KransNews.com | Pematangsiantar – Aroma busuk yang menyengat dari sebuah rumah di Jalan Perwira Lorong 23, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, menggegerkan warga, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Dari rumah tersebut, warga menemukan seorang pria berinisial RP (52) telah meninggal dunia. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di ruang tamu.
Penemuan jasad korban bermula ketika tetangganya, Mangapul Hasibuan, mencium aroma tidak sedap yang semakin kuat dari arah rumah RP. Kecurigaan Mangapul bertambah setelah melihat banyak lalat beterbangan di sekitar jendela rumah korban.
Mangapul kemudian menyampaikan temuannya kepada Ketua RT setempat, Jonner Simatupang. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak keluarga korban.
Junintan Manik yang tiba di lokasi kemudian mencoba memastikan kondisi rumah melalui jendela. Saat kain gorden digeser, Junintan sontak melihat korban telah tergeletak di ruang tamu.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada lurah setempat dan diteruskan kepada petugas piket Polsek Siantar Timur.
Kapolsek Siantar Timur IPTU Chandra Ritonga, S.H., M.H., bersama personel segera mendatangi lokasi dan memimpin pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
Tim Inafis Polres Pematangsiantar juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dievakuasi petugas BPBD ke ruang jenazah RSUD Djasamen Saragih.
Kapolsek Siantar Timur IPTU Chandra Ritonga mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi yang telah diderita dalam waktu lama.
Keluarga korban juga menyatakan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai yang dibuat oleh pihak keluarga.
“Keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi karena korban memiliki riwayat sakit hipertensi menahun,” ujar IPTU Chandra. (Ril)






