KransNews.com | Simalungun – Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Barat di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian. Sejumlah aspek kelembagaan menjadi pembahasan, mulai dari penyempurnaan struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, pelaksanaan program, hingga sistem monitoring dan evaluasi.
Dalam arahannya, Tri Tito Karnavian menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan yang jelas agar ketiga organisasi tersebut dapat menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kelembagaan yang kuat tentunya membutuhkan tata kelola yang jelas, mulai dari struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga monitoring dan evaluasi,” ujar Tri Tito.
Ia juga mendorong jajaran pengurus di daerah memperkuat koordinasi dan memastikan program yang dijalankan selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah serta mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Menanggapi arahan tersebut, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih menyatakan kesiapan Dekranasda Kabupaten Simalungun untuk memperkuat tata kelola organisasi dan membangun sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun serta berbagai pemangku kepentingan.
“Kami siap memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung pengembangan kerajinan lokal dan pemberdayaan masyarakat. Arahan dalam rapat ini menjadi masukan penting bagi kami untuk meningkatkan tata kelola organisasi dan menyelaraskan program Dekranasda dengan prioritas pembangunan daerah,” ungkapnya.
Menurut Darmawati, penguatan kelembagaan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata.
Ia menambahkan, penguatan kelembagaan akan diarahkan pada pengembangan kerajinan daerah, peningkatan kapasitas para perajin, serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Simalungun.
“Tentunya kami siap memperkuat kelembagaan untuk mengembangkan kerajinan daerah, meningkatkan kapasitas para perajin, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Simalungun,” tambahnya.
Darmawati berharap sinergi antara Dekranasda, TP PKK, Tim Pembina Posyandu, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait dapat terus diperkuat.
Dengan sinergi tersebut, potensi kerajinan khas Simalungun diharapkan semakin berkembang dan memiliki daya saing lebih luas, sekaligus membuka peluang bagi para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dan memperkuat perekonomian masyarakat. (Ril)






