SPBUN PTPN IV Regional II Perkuat Sinergi dengan Manajemen, Bahas Tantangan Restrukturisasi dan Kesejahteraan Karyawan

oleh -26 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) PT Perkebunan Nusantara IV Regional II menggelar kegiatan pembekalan pengurus dengan tema “Menjawab Tantangan PTPN IV Melalui Restrukturisasi untuk Penguatan Perusahaan” dan subtema “Menjaga Hubungan Industrial yang Harmonis, Dinamis dan Berkelanjutan di Tengah Restrukturisasi PT Perkebunan Nusantara IV.”

Kegiatan tersebut diikuti seluruh pengurus SPBUN se-Regional II dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari jajaran manajemen PTPN IV PalmCo, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Simalungun, serta tokoh yang berkompeten di bidang hubungan industrial dan organisasi serikat pekerja di Mess PTPN IV, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

Narasumber yang hadir di antaranya Direktur Utama PTPN IV, Jatmiko Krisna Santosa, Direktur SDM PTPN IV PalmCo Suhendri, sejumlah kepala bagian terkait PTPN IV, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun, Gus Dalhari Harahap, serta Sehat Sembiring.

Dalam pemaparannya, Direktur Utama PTPN IV menegaskan bahwa restrukturisasi PTPN Group menjadi PalmCo dan SupportingCo bukan bertujuan melemahkan perusahaan. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan strategi untuk memperkuat daya saing, meningkatkan efisiensi, serta menjamin keberlanjutan perusahaan ke depan.

Sementara itu, Direktur SDM PTPN IV PalmCo, Suhendri, menekankan pentingnya pembekalan bagi pengurus SPBUN agar mampu beradaptasi dengan perubahan organisasi dan kebijakan perusahaan.

Menurutnya, pengalaman Regional II yang sejauh ini telah beradaptasi dengan baik perlu menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kemampuan adaptasi, sehingga pelaksanaan kebijakan perusahaan dapat berjalan lebih mudah hingga ke tingkat lapangan.

“Kami dari manajemen PTPN IV PalmCo sangat mengapresiasi keharmonisan yang saat ini terus terjalin. SPBUN Regional II diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan PTPN PalmCo,” ujar Suhendri.

Ia juga menegaskan bahwa manajemen perusahaan selalu membuka ruang komunikasi dan meminta masukan dari para pekerja dalam merumuskan kebijakan baru.

Bahkan, menurutnya, sejumlah kebijakan perusahaan merupakan hasil penyesuaian terhadap aspirasi yang disampaikan para pekerja.

“Saya harapkan kawan-kawan jangan ragu untuk memberikan masukan. Kami selalu menerima masukan tersebut. Nantinya akan kita kaji dan koreksi agar kebijakan yang dihasilkan dapat diterapkan dengan baik di lapangan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua SPBUN Regional II, M. Iskandar, menegaskan bahwa hubungan antara serikat pekerja dan perusahaan harus dibangun melalui sinergi serta kolaborasi yang berkelanjutan.

Ia menyebutkan, keberadaan serikat pekerja tidak seharusnya menjadi penghalang bagi perusahaan dalam menjalankan transformasi, melainkan menjadi mitra strategis untuk memastikan setiap kebijakan berjalan dengan baik dan tetap memperhatikan kepentingan karyawan.

“SPBUN dengan perusahaan harus membangun sinergi dan kolaborasi yang terus berjalan. Jangan sampai keberadaan kita justru menjadi penghalang. Alhamdulillah, setelah beberapa kali melakukan kolaborasi, akhirnya kita mampu beradaptasi dan menerima manfaatnya,” ungkap M. Iskandar, Kamis (05/11/2026).

Selain itu, Direktur SDM beserta kepala bagian terkait turut memberikan penjelasan mengenai arah kebijakan sumber daya manusia, status karyawan dalam skema Kerja Sama Operasi (KSO), serta perlindungan hak-hak karyawan sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun juga memberikan materi mengenai regulasi ketenagakerjaan, pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis, serta mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, Gus Dalhari Harahap dan Sehat Sembiring membawakan materi mengenai kepemimpinan serikat pekerja, soliditas organisasi, serta strategi SPBUN dalam menjalankan peran sebagai mitra strategis manajemen sekaligus memperjuangkan kesejahteraan anggota.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah persoalan menjadi perhatian, terutama menyangkut kepastian status karyawan, penyelarasan kesejahteraan, serta masa depan hubungan industrial setelah restrukturisasi perusahaan.

Melalui kegiatan pembekalan tersebut, SPBUN PTPN IV Regional II menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas organisasi, membangun komunikasi konstruktif dengan manajemen, serta menjaga hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkelanjutan.

Sinergi antara perusahaan dan serikat pekerja diharapkan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi tantangan restrukturisasi, sekaligus mendorong kemajuan PTPN IV PalmCo dan meningkatkan kesejahteraan karyawan beserta keluarganya. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha