Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan Ambil Sumpah 93 Anggota Maujana Nagori Periode 2026–2034

oleh -3 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, melantik 15 Pangulu terpilih hasil Pemilihan Antarwaktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2023–2031 sekaligus mengambil sumpah dan janji jabatan 93 Anggota Maujana Nagori masa keanggotaan 2026–2034.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Balei Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Rabu (4/11/2026).

Prosesi diawali dengan pembacaan naskah pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan oleh Bupati Simalungun. Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara oleh perwakilan Pangulu dan Anggota Maujana Nagori, serta penyematan tanda jabatan kepada Pangulu yang dilantik.

Bertindak sebagai saksi dalam prosesi tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Mudahalam Purba dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Albert R. Saragih, bersama rohaniwan dari agama Islam, Kristen dan Katolik.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Simalungun Nomor 100.3.3.2/147/2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemilihan Pangulu Antarwaktu serta Keputusan Bupati Simalungun Nomor 100.3.3.2/109/2026 tentang Petunjuk Teknis Pengisian Keanggotaan Maujana Nagori Tahun 2026.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (PMPN), Elyanto Purba, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian proses pemilihan Pangulu antarwaktu dan pengisian keanggotaan Maujana Nagori Tahun 2026.

Dengan dilantiknya para Pangulu dan Anggota Maujana Nagori, diharapkan roda pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kemasyarakatan di setiap nagori dapat segera berjalan secara optimal.

Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih mengucapkan selamat kepada seluruh Pangulu dan Anggota Maujana Nagori yang telah dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar karena harus melanjutkan kepemimpinan dan program pemerintahan yang telah berjalan sebelumnya.

Bupati menekankan pentingnya sinergi antara Pangulu dan Maujana Nagori dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kedua unsur tersebut harus saling mendukung dan bekerja sama demi kepentingan masyarakat.

“Pangulu dan Maujana Nagori harus bekerja sama dan berjalan sejalan. Apabila tidak bersinergi, maka masyarakat yang menjadi korban,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para Pangulu agar mampu menjadi figur orang tua bagi masyarakat di nagori masing-masing. Pangulu diminta memberikan pelayanan tanpa tebang pilih, mudah ditemui warga, serta memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga kurang mampu, lanjut usia, penderita sakit, hingga penanganan stunting.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh Pangulu untuk terus menggelorakan semangat gotong royong dalam memajukan nagori. Pengelolaan keuangan nagori juga harus dilakukan secara tertib, transparan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta dikoordinasikan dengan pihak terkait agar penggunaan anggaran tepat sasaran.

“Pangulu harus dapat bekerja sama dengan Maujana Nagori dan seluruh masyarakat di nagori untuk bergotong royong memajukan nagori masing-masing,” ajak Bupati.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada para Pangulu dan Anggota Maujana Nagori yang dilantik oleh Bupati Simalungun bersama jajaran Forkopimda, dilanjutkan dengan foto bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Simalungun AKBP Dr Hendri Nupia Dinka Barus, Kasdim 0207/Simalungun Mayor Inf Prawoto, Kajari Simalungun Munawal Hadi, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, jajaran pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Simalungun, serta keluarga Pangulu yang dilantik. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha