Dugaan Proyek Gapura dan Plank Kantor Pangulu Dolok Meranggir I Bermasalah, Jadi Sorotan Warga

oleh -3 Dilihat

Kransnews.com | Simalungun – Pembangunan gapura dan plank Kantor Pangulu Nagori Dolok Meranggir I, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi sorotan masyarakat setempat.

Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tersebut diduga tidak dikerjakan sebagaimana mestinya. Hingga kini, gapura yang direncanakan belum selesai, sementara tulisan pada plank kantor Pangulu justru dicabut.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, pencabutan plank dilakukan karena tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sejumlah perangkat nagori disebut sempat memprotes hasil pemasangan tulisan tersebut.

“Pemasangan plank tidak sesuai RAB, jadi dibongkar,” ujar salah satu sumber di lingkungan kantor Pangulu.

Selain itu, pengerjaan proyek tersebut diketahui melibatkan pihak ketiga (rekanan). Namun hingga saat ini, progres pembangunan gapura belum terlihat rampung.

Saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Pangulu Nagori Dolok Meranggir I, Erwin Hardi Purba, tidak berada di tempat. Menurut salah seorang pegawai piket, Pangulu bersama perangkat nagori sedang mengikuti rapat di kantor KUA.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Nagori (PMN) Kecamatan Dolok Batunanggar, Sukanti, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler menjelaskan bahwa plank kantor Pangulu dicabut karena tidak sesuai dengan spesifikasi bahan yang dipesan.

“Plank itu dicabut karena tidak sesuai permintaan dengan bahan yang dipesan. Mungkin Sabtu nanti akan dipasang kembali,” ujarnya.

Terkait pembangunan gapura, Sukanti menyebutkan pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga dengan anggaran sekitar Rp13,5 juta. Namun, menurutnya, dana tersebut telah ditransfer, sementara pekerjaan belum dilaksanakan karena pihak rekanan tidak memiliki tenaga tukang.

“Anggarannya sudah ditransfer, tapi karena pemborong tidak ada tukang, jadi anggaran itu disilpakan,” pungkasnya. (RZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *