KransNews.com | JAKARTA – Eks Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) periode 2025/2026 sekaligus mantan Ketua BEM Universitas Sumatera Utara (USU), Muzammil Ihsan, menyatakan optimisme terhadap keberhasilan pelaksanaan Asta Cita di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Muzammil yang juga merupakan deklarator Pemuda Indonesia Raya (PEMIRA) menegaskan, organisasinya hadir sebagai wadah pemuda yang berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah agar visi dan misi Asta Cita dapat berjalan secara konsisten menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta membangun infrastruktur menjadi hal penting dalam menjawab keresahan generasi muda, terutama terkait peluang kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
“Setiap kali wisuda tiba, pertanyaan terbesar yang membayangi mahasiswa sebenarnya sederhana: setelah lulus nanti, kita mau kerja di mana dan kerjanya seperti apa? Pelaksanaan Asta Cita menjadi langkah pemerintah dalam menjawab ketidakpastian masa depan anak muda tersebut,” ujar Muzammil dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).
Muzammil meyakini, pelaksanaan agenda ketenagakerjaan akan semakin optimal apabila seluruh menteri dan jajaran pembantu Presiden mampu menerjemahkan serta mengeksekusi visi Asta Cita secara tepat di lapangan.
Ia menilai, transformasi sektor informal menjadi formal serta penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan industri merupakan langkah penting untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, menurutnya, diperlukan keseriusan seluruh jajaran kabinet dalam memastikan program-program strategis nasional tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang tengah mempersiapkan masa depan.
Sebagai bagian dari deklarator PEMIRA, Muzammil menegaskan komitmen organisasinya untuk turut mengawal kebijakan Presiden Prabowo Subianto sekaligus mendorong konsistensi pelaksanaan program pemerintah demi kepentingan bangsa.
“Sebagai bagian dari PEMIRA, kami berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan Presiden Prabowo agar arah dan visi Asta Cita ini tetap berada di jalur yang benar. Kami sangat optimistis, jika komitmen dan keberhasilan Asta Cita ini terus dijaga, dikawal, dan dilanjutkan secara konsisten oleh seluruh jajaran kabinet, pada tahun 2045 kelak saat Indonesia genap berusia 100 tahun tidak ada lagi pengangguran di negeri ini. Seluruh rakyat Indonesia bisa bekerja secara layak dan sejahtera demi mewujudkan Indonesia Emas,” pungkas Muzammil. (Ben)






