KransNews.com | Sergai — Dana tabungan siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Washliyah Insanul Kamil, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, yang nilainya ditaksir hampir mencapai Rp 1 Miliar, kini menjadi sorotan.
Dana fantastis tersebut merupakan akumulasi tabungan dari ± 502 murid yang dikumpulkan setiap harinya. Dan terkumpul setiap harinya sekitar ± Rp 3 Juta perhari dan ditaksir dalam 1 tahun mencapai ± Rp 700 Juta. Namun, para wali murid kini mempertanyakan transparansi dan kejelasan pengelolaannya.
“Kami rutin menyuruh anak menabung di sekolah. Kami sebagai orang tua jadi bertanya-tanya, kemana sebenarnya dana tabungan anak kami ini, bisa tidak kalau kami ambil? Karena kan kita gatau ada kebutuhan mendadak mungkin untuk kebutuhan rumah, kesehatan, dan lainnya,” ungkap salah seorang wali murid yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Rabu (07/10/2025).
Wali murid tersebut menambahkan, pihaknya meminta agar uang tabungan tersebut untuk segera dikembalikan dengan segera kepada siswa yang berhak. Dan wali murid juga mempertanyakan tentang penggunaan uang infaq diperuntukan apa saja.
“Harapan kami sederhana, uang tabungan anak-anak kami untuk segera dikembalikan dengan segera. Itu hak anak-anak kami untuk keperluan sekolah, di tambah lagi ada transparansi penggunaan uang infaq yang juga dikutip dari siswa, biar kita merasa tenang kalau jelas semuanya,” tegasnya.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, pengelolaan dana tabungan dan infaq tersebut diduga dilakukan secara internal tanpa melibatkan lembaga perbankan secara resmi, sehingga tidak ada kontrol dan audit yang jelas.
“Kami sudah memanggil kepala MIS Insanul Kamil mempertanyakan kebenaran tentang pengelolaan uang tabungan siswa yang dibagi setelah kelas 6, kami menganjurkan agar dibagi setiap akhir tahun. Dalam pertemuan tersebut kepala MIS insanul kamil belum bisa memberikan jawaban langsung. Tapi sampai saat ini kamu belum menerima laporan atau jawaban dari kepala MIS Insanul Kamil,” ungkap Ketua PD Al Washliyah Sergai Dauli Damanik, saat dikonfirmasi melalu WA.
Para wali murid berharap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serdang Bedagai melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) dan pihak Majelis Pendidikan Al Washliyah dapat segera melakukan pembinaan dan pemeriksaan terhadap pengelolaan dana tabungan tersebut.
Dan sampai hari ini Kepala MIS Insanul Kamil belum memberikan jawaban tentang pengelolaan uang tabungan dan infaq kepada tim media. (Ben)






