KransNews.com | Binjai – Sebanyak 32 mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler di Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, selama 10 hari.
Salah satu peserta KKN tersebut adalah Alhakim Triwansyah Putra Damanik, yang tercatat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Simalungun sekaligus mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah FAI UMSU.
Dalam pelaksanaan KKN, Alhakim tidak hanya berperan sebagai peserta. Ia juga dipercaya sebagai Sekretaris Pelaksana KKN yang bertugas membantu mengelola administrasi dan mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan di lokasi.
Kehadirannya membawa dua peran yang saling melengkapi, yakni sebagai mahasiswa sekaligus kader Muhammadiyah.
Sebagai kader IPM, keikutsertaan Alhakim menjadi bagian dari implementasi semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat. Selama berada di lapangan, ia terlibat dalam pendataan, penyusunan laporan, hingga memastikan berbagai program KKN berjalan sesuai rencana.

Sementara sebagai mahasiswa Perbankan Syariah, Alhakim bersama tujuh mahasiswa lainnya dari program studi yang sama turut membawa misi literasi keuangan syariah kepada masyarakat.
Sejumlah kegiatan yang dilakukan antara lain edukasi mengenai bahaya rentenir, pelatihan pembukuan sederhana bagi pelaku UMKM, serta pengenalan konsep Baitul Maal wat Tamwil (BMT) dan koperasi syariah.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mahasiswa dari berbagai program studi, seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Manajemen Bisnis Syariah yang menjalankan program di bidang pendidikan, dakwah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Tertib Administrasi Jadi Bagian Pengabdian
Selain menjalankan program pemberdayaan, tugas Alhakim sebagai Sekretaris Pelaksana juga menempatkan aspek administrasi sebagai bagian penting dalam pelaksanaan KKN.
Tertib administrasi dinilai tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam berorganisasi.
Keterlibatan kader PD IPM dalam pengelolaan kegiatan di lapangan diharapkan dapat menjadi pengalaman yang memperkuat kemampuan kepemimpinan sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
KKN Reguler FAI UMSU di Kelurahan Kebun Lada mengusung tema “UMSU untuk Masyarakat dan Dukung SDGs.”
Meski berlangsung selama 10 hari, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi awal terjalinnya kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui pendekatan ekonomi syariah yang sederhana dan mudah dipahami.
Kehadiran Alhakim Triwansyah Putra Damanik juga menunjukkan bahwa kader organisasi tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan internal, tetapi mampu membawa nilai-nilai pengabdian dan pemberdayaan ketika terjun langsung ke tengah masyarakat.
Melalui KKN tersebut, mahasiswa diharapkan tidak sekadar menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata serta membangun kesadaran masyarakat mengenai pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan literasi keuangan syariah. (JD)







