Jalan Dolok Tenera–Dolok Ilir Rusak Parah, Pemkab Simalungun Siapkan Perbaikan Bertahap

oleh -3 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Kerusakan parah ruas jalan Dolok Tenera–Dolok Ilir II di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Kondisi jalan yang melintasi areal perkebunan PTPN IV Kebun Dolok Ilir tersebut selama ini mengganggu mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak yang setiap hari melintas untuk pergi ke sekolah.

Pemkab Simalungun kini menyiapkan langkah penanganan jangka pendek hingga rencana perbaikan permanen. Salah satu upaya yang ditempuh adalah memastikan status dan kewenangan pengelolaan jalan agar penanganannya tidak terkendala persoalan administrasi.

Sebagai langkah konkret, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mewakili Bupati Simalungun memimpin rapat koordinasi penanganan dan perbaikan jalan di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Camat Dolok Batu Nanggar, Jumat (30/10/2026).

Rapat tersebut bertujuan mengidentifikasi permasalahan, memperjelas status serta kewenangan pengelolaan jalan, sekaligus merumuskan langkah penanganan jangka pendek dan rencana perbaikan jangka panjang melalui sinergi antara Pemkab Simalungun, PTPN IV, Pemerintah Nagori, serta unsur terkait lainnya.

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Sekda dalam memimpin rapat koordinasi tersebut.

Menurutnya, hal itu menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Sekda yang telah hadir langsung untuk memimpin rapat koordinasi ini. Kami sangat mengharapkan arahan dan bimbingan agar permasalahan jalan ini dapat ditangani secara terarah melalui kerja sama seluruh pihak sesuai dengan kewenangan masing-masing,” ujar Siti Aminah Siregar.

Sementara itu, Manajer Unit PTPN IV Kebun Dolok Ilir, Arfi Damayanti, yang turut hadir dalam rapat menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berkoordinasi dan bersinergi dalam mencari solusi atas permasalahan jalan tersebut.

PTPN IV diharapkan dapat berperan aktif dalam pembahasan serta upaya penanganan sesuai status jalan, kewenangan, dan mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, langkah yang diambil dapat mendukung kepentingan masyarakat sekaligus kelancaran aktivitas perkebunan.

Sekda Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, menegaskan bahwa Pemkab Simalungun serius menindaklanjuti laporan serta aspirasi masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Menurutnya, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, memastikan status ruas jalan, serta menentukan tindakan yang dapat segera dilaksanakan tanpa mengabaikan ketentuan dan tanggung jawab masing-masing pihak.

“Permasalahan ini harus kita tindak lanjuti bersama. Kita perlu memastikan terlebih dahulu status setiap ruas jalan agar penanganannya tepat sasaran dan sesuai kewenangan. Untuk langkah jangka pendek, kita juga harus mencari solusi yang bisa segera dilakukan demi membantu kelancaran aktivitas masyarakat,” tegas Sekda.

Dari hasil rapat koordinasi tersebut, disepakati empat langkah penanganan yang akan segera ditindaklanjuti.

Pertama, memastikan status ruas jalan. Dari total panjang sekitar 14 kilometer pada ruas Dolok Tenera–Dolok Ilir I, akan segera dilakukan identifikasi dan pemetaan untuk memastikan bagian jalan yang berstatus berada di dalam areal Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV, jalan kabupaten, maupun jalan desa atau nagori.

Kedua, mengusulkan perbaikan jalan kabupaten. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) diminta segera menyiapkan dan mengajukan usulan perbaikan ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten agar dapat diakomodasi dalam anggaran Tahun 2027 sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.

Ketiga, memprioritaskan usulan melalui program TJSL PTPN IV. Para Pangulu Nagori diminta memprioritaskan usulan perbaikan jalan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV Regional II Tahun 2027 dengan tetap mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Keempat, membentuk tim peninjauan untuk penanganan jangka pendek. Camat Dolok Batu Nanggar diminta membentuk dan memimpin tim guna meninjau langsung kondisi jalan serta menentukan titik-titik kerusakan yang paling mendesak untuk diperbaiki melalui kegiatan gotong royong bersama.

Melalui empat langkah tersebut, diharapkan penanganan kerusakan jalan dapat berjalan secara terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Upaya perbaikan jangka pendek melalui gotong royong diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sembari menunggu proses perencanaan dan penganggaran perbaikan permanen.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Debora Hutasoit, Staf Ahli Bidang Administrasi Umum Mudahalam Purba, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Albert R. Saragih, Kepala Dinas PUTR Hotbinson Damanik, Kepala BPBD Budiman Silalahi, unsur Forkopimca, para Pangulu dari lima nagori, serta undangan lainnya.

Pemkab Simalungun mengharapkan seluruh pihak segera menindaklanjuti hasil rapat sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing.

Bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut, terutama anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah, perbaikan jalan bukan sekadar persoalan infrastruktur. Jalan yang layak merupakan kebutuhan penting untuk menunjang keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas sehari-hari. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha