Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Pasar Dwikora, Saksi Lihat Pria Misterius Siram Cairan Diduga Bensin

oleh -6 Dilihat

KransNews.com | Pematangsiantar – Kebakaran hebat yang melanda Pasar Dwikora Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari, diduga tidak terjadi secara alami. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan setelah muncul keterangan saksi yang melihat seorang pria misterius menyiramkan cairan yang diduga bensin sebelum api berkobar.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH, SIK, MH, turun langsung memimpin pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.05 WIB tersebut.

Melalui Ps Kasi Humas Polres Pematangsiantar, IPTU Agustina Triyadewi, dijelaskan bahwa penyelidikan awal mengarah pada dugaan tindak pidana pembakaran.

Salah seorang saksi, Argana Manurung, yang saat itu berada di lokasi sebagai penjaga malam kamar mandi pasar, mengaku melihat aktivitas mencurigakan sesaat sebelum api membesar.

Sekitar pukul 02.45 WIB, setelah selesai membersihkan kamar mandi dan membuka kios milik orang tuanya, Argana mendengar suara seperti lemparan benda dari arah kios milik marga Purba yang berada tidak jauh dari lokasi.

Saat mendatangi sumber suara, ia mengaku melihat seorang pria dewasa mengenakan jaket hitam yang tidak dikenalnya sedang menyiramkan cairan yang diduga bensin di sekitar kios tersebut.

Tak lama kemudian, kobaran api muncul dan dengan cepat membesar hingga menjalar ke kios-kios lain di kawasan pasar.

“Pria tersebut langsung melarikan diri meninggalkan lokasi setelah api mulai membesar,” ungkap IPTU Agustina mengutip keterangan saksi.

Argana sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air. Namun usahanya tidak membuahkan hasil karena api terus merambat ke bagian dalam kios dan semakin sulit dikendalikan.

Keterangan serupa juga disampaikan saksi lainnya, Roni Valdi Sinaga. Saat menjaga Kios SBL, ia melihat seorang pria berjaket hitam berlari dari area pasar dalam kondisi mencurigakan.

Merasa curiga, Roni sempat mengejar pria tersebut. Namun pelaku berhasil melarikan diri dan menghilang tanpa diketahui identitasnya.

Mendapat laporan kebakaran, petugas gabungan bergerak cepat menuju lokasi. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pematangsiantar dan dua unit mobil pemadam kebakaran milik PT STTC dikerahkan ke lokasi.

Personel Polres Pematangsiantar, Polsek Siantar Utara, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar turut melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.15 WIB.

Usai proses pendinginan, Tim Inafis Satreskrim Polres Pematangsiantar langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di area yang terbakar guna kepentingan penyelidikan.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak bersama personel kepolisian dan personel Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumatera Utara juga turun langsung membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

Data sementara menunjukkan sekitar 100 kios terdampak dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pematangsiantar. Polisi tengah mendalami keterangan para saksi, mengumpulkan barang bukti, serta memburu pria misterius berjaket hitam yang disebut-sebut berada di lokasi sesaat sebelum api berkobar.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api dan penyebab kebakaran tersebut,” ujar IPTU Agustina. (Ril/SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha