KransNews.com | Simalungun – Aksi Aparatur Sipil Negara (ASN), Erick Panjaitan yang bertugas di lingkungan Dinas Pertanian, Kabupaten Simalungun menjadi sorotan setelah videonya viral di akun media sosial Facebook miliknya.
Video tersebut ramai diperbincangkan setelah postingan akun Facebook atas nama Erick Panjaitan pada 18 Mei 2026. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa ASN
tersebut merasa di zolimi oleh Kabid dan TU di Dinas Pertanian tempat dia bekerja.
Dalam postingannya, ia menuliskan narasi yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Utara, yakni Bobby Nasution. “Kepada Yth : Bapak Bobby Nasution GubSu… Saya Erick Panjaitan Staf Dinas Pertanian Kab. Simalungun… Tolong Saya krn Saya DiPerSulit oleh Kabid Hortikultura Dermawan Jaya Saragih & Staf TU Masniara Sinaga untuk Mengerjakan SKP 2025 2026 krn Mereka berdua sdh bertindak Tidak Baikk Menilai Sangat Buruk SKP ku 2024 shgg Saya Tidak bs Naik Pangkat & Kabid Hortikultura sdh Menolak Laporan Kinerja saya selama thn 2024 2025 shingga saya sedikit Terima Tpp setiap bulan… Dana Pemerintah bukan Dana Pribadi… masa Staf TU Masniara Sinaga Berhak Menilai SKP 2024 Sangat Buruk pdhl Saya & Masniara sama” Staf dikantor Dinas Pertanian… Sejak 2024 2025 2026 Saya diZolimi diTindas bhakan Perbuatan Tidak Baikk shgg Permohonan Pindah saya diTolak krn Mereka Nilai SKP 2024 Sangat Buruk krn Faktor Rasa Sok Hebat shgg Masniara Melebihi Kepala Dinas krn Kepala Dinas Membela Perbuatan Mereka berdua & Tidak ada Niat Respon Positif utk Menyelesaikan Masalah ini krn Mereka berdua Sok Hebat krn mereka berdua dibela oleh Kadis.” tulisnya sembari menyematkan emoji menangis dan tangan tertangkup.
Kadis Pertanian Kabupaten Simalungun Jenri Saragih saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Senin (18/5/2026) sekitar pukul 13.46 WIB mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Erick untuk dimintai keterangan terkait postingannya. “Ya bos, hari ini kita udah panggil dia, tapi dia gak ada hadir,” katanya.
Saat ditanya apakah benar urusan administrasi dipersulit yang disebutkan Erick Panjaitan? Ia mengaku tidak mengetahui hal tersebut. “Saya belum ada info tentang itu, saya menjabat selama 4 bulan berjalan,” ucapnya. (RZ)






