KransNews.com | Serbelawan – Semangat gotong royong warga Marihat Tengah (Marteng), Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur lingkungan. Pada Kamis (16/4/2026), masyarakat setempat melanjutkan pengecoran jalan utama secara swadaya.
Kekompakan dan antusiasme warga Marteng dalam membangun daerahnya terus terjaga. Hal ini dibuktikan dengan pengerjaan pengecoran jalan yang dilakukan secara berkelanjutan, tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.
Salah seorang warga, Taufiq Saragih, menjelaskan bahwa dana pengecoran dikumpulkan dari masyarakat Marteng, baik yang tinggal di kampung maupun yang berada di perantauan.
“Jika dana sudah terkumpul sekitar Rp8,4 juta, langsung kita lakukan pengecoran. Satu molen yang mencakup truk cor, batu pecah, pasir, dan semen cukup untuk mengecor jalan sepanjang sekitar 20 hingga 23 meter,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, hingga saat ini panjang jalan yang telah selesai dicor mencapai kurang lebih 600 meter, dengan lebar antara 3,5 hingga 4 meter serta ketebalan 8 hingga 10 sentimeter.
Sementara itu, Kepala Lingkungan Marteng, Arjun, mengatakan bahwa budaya gotong royong sudah lama menjadi ciri khas masyarakat setempat.
“Bukan baru sekarang, sejak dulu warga Marteng memang dikenal gemar bergotong royong,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai pembangunan di lingkungan tersebut juga dilakukan secara swadaya, mulai dari pengecoran jalan, pemagaran pemakaman, pembangunan drainase, hingga pemasangan dan perawatan lampu jalan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian warga masih menjadi kekuatan utama dalam pembangunan di tingkat lingkungan. (RZ)






