Pemkab Simalungun Gelar Sosialisasi Pelaporan Dana BOSP untuk PAUD dan TK Tahun 2025–2026

oleh -389 Dilihat
Pemkab Simalungun Gelar Sosialisasi Pelaporan Dana BOSP untuk PAUD dan TK Tahun 2025–2026

KransNews.com | Simalungun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Pendidikan menggelar sosialisasi pelaporan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Cut Off Dapodik, bertempat di Aula Tjohan Garingging, Simalungun City Hotel, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).

Kegiatan teknis tersebut dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua Darma Wanita Persatuan, Ny. Yulince Mixnon Andreas Siamamora.

Acara diikuti seluruh lembaga PAUD dan TK penerima dana operasional tahun 2025, serta lembaga yang akan menerima bantuan perdana pada 2026 sesuai izin yang telah diberikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun melalui Kabid PAUD, Arismen Damanik, menjelaskan bahwa sosialisasi pengelolaan dan pelaporan dana BOSP sangat penting, mengingat seluruh proses kini dilakukan secara online melalui aplikasi.

Menurut Arismen, setiap sekolah—baik negeri maupun swasta—menerima bantuan berdasarkan jumlah peserta didik, sehingga pengelola diharapkan memahami dengan benar mekanisme perencanaan, penggunaan, hingga pelaporan dana agar tidak terjadi kesalahan administrasi.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Bank Sumut, Inspektorat Kabupaten Simalungun, serta operator Dapodik Dinas Pendidikan.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Simalungun menyampaikan bahwa penyaluran dana BOSP sebagai alokasi khusus non-fisik merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Ia menyebut, di Kabupaten Simalungun terdapat 415 lembaga PAUD yang menerima dana tersebut. Karena itu, ia mengimbau agar pengelola lebih cermat dan berhati-hati dalam menggunakan anggaran, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Dana BOSP.

“Apabila mengalami kendala, para pengelola dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan atau Inspektorat Kabupaten Simalungun,” ujar Bunda PAUD.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara guru dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak usia dini. Selain itu, Bunda PAUD mengingatkan bahwa kesehatan anak merupakan faktor penunjang utama dalam proses belajar.

Di akhir kegiatan, Bunda PAUD menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan sosialisasi ini demi pengembangan PAUD di Kabupaten Simalungun. Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi seluruh peserta untuk terus meningkatkan mutu pendidikan usia dini, sehingga terwujud generasi penerus yang berkualitas. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *