KransNews.com | Tapsel — Sungai Baru di Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kembali meluap pada Selasa (9/12/2025). Air mulai naik sekitar pukul 16.30 WIB, hanya beberapa menit setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 16.13 WIB.
Dalam hitungan 15 menit, debit air meningkat dan mulai mencapai titik jalan yang sebelumnya jebol. Kayu-kayu yang digunakan sebagai jembatan darurat turut terseret arus banjir. Material kayu itu kemudian diangkat menggunakan alat berat agar tidak hanyut lebih jauh ke hilir.
Situasi sempat mencekam. Warga yang berteduh di posko dekat Sungai Baru Garoga berlari menyelamatkan diri. Sebagian menggunakan sepeda motor maupun mobil untuk menuju lokasi aman di Desa Huta Godang.
Kepala Desa Huta Godang, Admald Tampubolon, membenarkan adanya kepanikan di tengah warga.
“Memang ada kepanikan. Warga dari arah Garoga berhamburan sambil bilang air naik,” ujarnya.
Admald menjelaskan, luapan sungai terjadi akibat tumpukan kayu gelondongan yang menyumbat aliran di Jembatan Anggoli. Kondisi tersebut menyebabkan air tidak mengalir normal saat hujan deras, sehingga luapannya mengarah ke Sungai Baru Garoga.
“Tekniknya salah. Seharusnya kayu-kayu yang tersumbat di jembatan dibersihkan dulu,” tegasnya.
Sementara itu, Serka Abadi Hasibuan mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
“Sempat terjadi kepanikan, tapi warga harus tetap tenang dan waspada. Kalau hujan terus turun, kemungkinan kami lakukan evakuasi,” katanya.
Sumber: Tribun News






