Lima Pelajar Tersesat di Gunung Dolok Simbolon Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan, Selamat Tanpa Cedera

oleh -422 Dilihat
Lima Pelajar Tersesat di Gunung Dolok Simbolon Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan, Selamat Tanpa Cedera

KranNews.com | Simalungun — Operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan tim gabungan berhasil menemukan lima pelajar SMA yang tersesat saat mendaki Gunung Dolok Simbolon, Kabupaten Simalungun. Kelima remaja berusia 17 tahun itu ditemukan dalam keadaan selamat setelah hilang kontak selama beberapa jam.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 20.15 WIB. Pangulu Nagori Dolok Maraja Kecamatan Tapian Dolok menghubungi Kapolsek Serbelawan tentang lima warga yang hilang saat mendaki gunung tersebut.

Menanggapi laporan itu, Kapolsek Serbelawan Iptu Gunawan Sembiring, S.H., segera melakukan koordinasi lintas instansi. Mengingat lokasi pendakian masuk wilayah Kecamatan Panombean Pane, Kapolsek Serbelawan berkoordinasi dengan Kapolsek Pane Tongah serta menghubungi Camat Tapian Dolok untuk diteruskan kepada Camat Panombean Pane dan BPBD Simalungun.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Kapolsek Serbelawan bersama Pangulu Dolok Maraja, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Koramil Serbelawan menuju lokasi. Tim gabungan tiba di Dusun Kampung Baru, Kelurahan Banu Raya, Kecamatan Panombean Pane pada pukul 23.00 WIB.

Dari interogasi terhadap warga, diketahui bahwa kelima pelajar tersebut telah tiba di Dusun Kampung Baru pada Minggu siang dan menitipkan tiga sepeda motor kepada seorang warga bernama Apan Sidauruk sebelum memulai pendakian. Pemilik rumah bahkan sempat mengingatkan agar mereka berhati-hati.

Pada pukul 18.28 WIB, orang tua salah satu pendaki menerima panggilan WhatsApp berisi permintaan tolong karena mereka tersesat. Pihak keluarga kemudian bergerak menuju lokasi dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian.

Berbekal informasi tersebut, tim gabungan bersama empat warga Dusun Kampung Baru—Alex Pauli Siburian, Imanuel Sidabutar, Darwin Sitinjau, dan Hermon Sidabutar—melakukan penyusuran jalur pendakian. Sekitar pukul 00.00 WIB, kelima pelajar akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Mereka adalah Diaz Hasanul Ahda, Dwi Zikri Afrizal, Roby Hafiz Daulay, Bima Azwan Khairy, dan Mahendra, seluruhnya berusia 17 tahun dan merupakan pelajar SMA dari Pematang Siantar dan Simalungun. Pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh pendaki tiba kembali di Dusun Kampung Baru tanpa cedera.

Keluarga menyambut kepulangan mereka dengan haru. Sebagai bentuk syukur, dilakukan pemberian boras tenger (beras kuning), ungkapan terima kasih kepada tim penyelamat, dan doa bersama.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya persiapan matang serta kewaspadaan saat melakukan pendakian. Respons cepat dan koordinasi yang solid antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil memastikan keselamatan kelima remaja tersebut. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *