Ribuan Buruh dan Mahasiswa akan Gelar Aksi di KEK Sei Mangkei

oleh -624 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Ribuan buruh, mahasiswa, dan masyarakat direncanakan turun ke jalan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Senin, 27 Oktober 2025 mendatang. Aksi besar-besaran ini digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan perlakuan tidak adil kepada pekerja PT Alliance Consumer Products Indonesia.

Ketua FSP KEP SPSI Siantar–Simalungun, Abdul Arif Namora Sitanggang, menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas lintas elemen. “Kami sudah menyampaikan surat pemberitahuan resmi ke Polres Simalungun. Ini murni aksi damai, tapi kami akan hadir dengan kekuatan penuh,” ujarnya.

Massa akan memusatkan aksi di kawasan pabrik PT Alliance di KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, usai berkumpul di Gang Makmur, Kecamatan Bandar, dan melakukan long march. Lebih dari seribu orang diperkirakan hadir dengan membawa mobil komando, bendera, serta spanduk berisi tuntutan.

Dalam orasinya nanti, FSP KEP SPSI menuntut agar Muhammad Alfadil dan Tegar Wibowo, dua pengurus serikat yang diberhentikan, segera dipekerjakan kembali sesuai anjuran Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Simalungun Nomor 500.15.15.2/345/2025. Selain itu, mereka juga mendesak aparat hukum memeriksa HR Manager PT Alliance, Ali Dyna Lase, atas dugaan pelanggaran UU Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja.

Koordinator aksi, Zulfikar, menegaskan buruh hanya menuntut hak konstitusional mereka. “Perusahaan harus membangun hubungan industrial yang sehat, bukan menekan serikat pekerja,” katanya.

Dukungan juga datang dari kalangan mahasiswa. “Kami hadir bukan untuk anarki, tapi untuk menegakkan keadilan. Bila perusahaan besar kebal hukum, maka suara rakyat akan mengguncang pagar-pagar pabrik,” ujar Fauzan, koordinator mahasiswa.

Polres Simalungun diharapkan dapat menjaga situasi agar tetap kondusif. Namun, meningkatnya tensi sosial di sekitar kawasan industri Sei Mangkei menjadi tanda bahwa ribuan massa siap menyuarakan ketidakadilan di jantung industri terbesar Sumatera Utara itu. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *