Kransnews.com | Simalungun – Warga Huta Sumber Sari, Kecamatan Dolok Batunanggar, meminta pihak kontraktor proyek pengaspalan jalan Laras Bahapal Dolok Ilir Serbalawan untuk lebih intensif melakukan penyiraman jalan guna mengurangi debu yang ditimbulkan dari proses pengerjaan.
“Kami setiap hari terganggu oleh debu. Rumah kami dimasuki debu dan ini bisa memicu penyakit, terutama bagi anak-anak. Kami mohon agar penyiraman dilakukan minimal lima kali sehari,” kata warga setempat, Adlan, pada Sabtu (19/7/2025).
Warga juga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun mengingatkan kontraktor agar melakukan penyiraman secara maksimal, mengingat saat ini musim kemarau.
Anggota DPRD Simalungun, Suriawan, SH, turut menanggapi keluhan tersebut. Ia menegaskan bahwa penyiraman merupakan tanggung jawab kontraktor karena debu berasal dari aktivitas proyek.
“Debu dari proyek tentu sangat mengganggu, apalagi jika proyek berada di lingkungan permukiman. Maka penyiraman harus dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Penyiraman yang intensif diharapkan dapat menjaga kenyamanan warga dan keselamatan pengguna jalan selama proyek berlangsung. (RZ)






