Presiden Prabowo Resmikan Proyek Energi Terbarukan di 15 Provinsi, Targetkan Kemandirian Energi Nasional

oleh -422 Dilihat

KransNews.com | Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan sejumlah proyek strategis di sektor energi, Kamis (26/6/2025), mencakup pembangunan dan pengoperasian energi terbarukan di 15 provinsi, peningkatan produksi minyak dari Blok Cepu, serta peletakan batu pertama lima Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Peresmian digelar secara hybrid mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa proyek-proyek ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian energi nasional yang berkelanjutan.

“Kedaulatan energi adalah bagian dari kedaulatan bangsa. Proyek ini menunjukkan keseriusan kita membangun masa depan energi bersih dan efisien berbasis kekayaan sumber daya nasional,” ujar Presiden Prabowo.

Total kapasitas dari proyek energi yang diresmikan mencapai 379,7 megawatt, dengan nilai investasi sekitar Rp25 triliun. Proyek ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 9.500 tenaga kerja di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan industri lokal.

Sementara itu, peningkatan produksi minyak dari Blok Cepu ditargetkan mencapai tambahan 30 ribu barel per hari, sehingga total produksinya menyentuh angka 180 ribu barel per hari, atau sekitar 25 persen dari total lifting nasional. Nilai investasinya mencapai 4 miliar dolar AS, dan hingga kini telah menyumbang lebih dari 35 miliar dolar AS terhadap pendapatan negara.

Selain mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah Cepu dan Jawa Timur, proyek ini juga mencatatkan pencapaian penting dalam hal penyerapan tenaga kerja, dengan 99 persen karyawan berasal dari dalam negeri.

Presiden Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa energi surya akan memainkan peran penting dalam mendukung transisi menuju swasembada energi, terutama untuk menjangkau daerah-daerah terpencil di Tanah Air.

“Kita optimistis, energi surya akan menjadi kunci menuju kemandirian energi nasional,” tambahnya.

(Sumber: Seskab RI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *