KransNews.com | Ponorogo adalah salah satu kebudayaan yang paling terkenal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tarian tradisional ini tidak hanya dikenal luas di Indonesia, tetapi juga telah mendunia. Salah seorang tokoh yang aktif mengembangkan dan mempromosikan kebudayaan ini adalah Pujakesuma Sumut asal Trenggalek, Jawa Timur, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Pujakesuma Bersatu, Rianto SH MH, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Anto Genk.”
Menurut Rianto, Reog Ponorogo merupakan pertunjukan seni yang memadukan tarian, musik, dan kostum tradisional. Dalam pertunjukan ini, seorang penari utama akan mengenakan topeng besar berbentuk singa yang dikenal dengan nama “Singa Barong.” Tarian ini menggambarkan keberanian dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, menjadi simbol semangat juang masyarakat Ponorogo.
Sebagai warisan budaya yang sangat dihormati, Reog Ponorogo terus berkembang dan dikenal luas di berbagai penjuru dunia. Tarian ini telah menjadi ikon budaya Indonesia yang diakui secara internasional. Tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol kekuatan budaya lokal yang patut dilestarikan, kata Anto Genk Ceo Media Sumut24 Group ini.
Para ahli budaya kata Anto Genk ini pentingnya pelestarian Reog Ponorogo, terutama melalui generasi muda. Kabupaten Ponorogo terus berupaya memperkenalkan dan melestarikan seni ini melalui berbagai festival budaya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, Reog Ponorogo patut dibanggakan dan diteruskan agar bisa dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.
“Ponorogo, dengan segala kekayaan budaya yang dimilikinya, menjadikan Reog Ponorogo sebagai warisan yang tidak hanya melambangkan keberanian, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Indonesia di dunia,” pungkasnya. (AG)






