Polres Simalungun Matangkan Pengamanan Nataru Lewat Tactical Floor Game Operasi Lilin Toba 2025

oleh -287 Dilihat
Polres Simalungun Matangkan Pengamanan Nataru Lewat Tactical Floor Game Operasi Lilin Toba 2025

KransNews.com | Simalungun – Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun tampak penuh pada Jumat pagi (19/12/2025). Puluhan perwira dan Kapolsek dari berbagai wilayah jajaran Polres Simalungun duduk serius memperhatikan pemaparan strategi pengamanan Natal dan Tahun Baru. Di bagian depan ruangan, sebuah maket skala besar menampilkan peta wilayah Kabupaten Simalungun lengkap dengan titik-titik pengamanan strategis. Kegiatan tersebut merupakan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Terpusat Lilin Toba 2025.

TFG digelar sekitar pukul 11.00 WIB di Aula Andar Siahaan, Mapolres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Simalungun, Kompol Edi Sukamto, S.H., M.H., serta dihadiri seluruh Pejabat Utama Polres Simalungun dan para Kapolsek se-Kabupaten Simalungun.

Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol M. Manik, S.H., M.H., menjelaskan bahwa TFG merupakan bagian penting dari persiapan teknis pengamanan Operasi Lilin Toba 2025. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar rapat koordinasi, melainkan simulasi berbagai potensi situasi yang mungkin terjadi di lapangan.

“Melalui TFG ini kami mensimulasikan pengamanan gereja, pengaturan arus mudik dan balik, hingga antisipasi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas. Semua harus dipersiapkan secara matang sebelum pelaksanaan di lapangan,” ujar Kompol Manik.

Operasi Lilin Toba 2025 bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal, para pemudik, serta wisatawan yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Simalungun. Tingginya mobilitas masyarakat pada akhir tahun menuntut pengamanan yang terkoordinasi dan menyeluruh.

Wakapolres Simalungun, Kompol Edi Sukamto, dalam arahannya menegaskan bahwa Natal dan Tahun Baru merupakan momentum yang sakral sekaligus rawan keramaian. Oleh karena itu, seluruh personel diminta bekerja maksimal demi menjamin keamanan masyarakat.

“Masyarakat ingin beribadah dengan khusyuk, pemudik ingin perjalanan yang aman, dan wisatawan ingin berlibur dengan nyaman. Tugas kita memastikan semuanya berjalan lancar tanpa gangguan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan TFG, masing-masing Kapolsek memaparkan kondisi wilayahnya, mulai dari jumlah gereja yang akan diamankan, titik rawan kemacetan dan kecelakaan, jalur alternatif pemudik, hingga potensi gangguan kamtibmas. Seluruh data tersebut dianalisis bersama untuk menentukan pola dan strategi pengamanan yang tepat.

Kompol Manik menambahkan, karakteristik setiap wilayah di Kabupaten Simalungun berbeda sehingga memerlukan penanganan khusus. “Ada wilayah yang padat gereja, ada yang menjadi jalur utama pemudik, dan ada pula kawasan wisata. Karena itu, pemetaan detail melalui TFG sangat diperlukan,” jelasnya.

Antisipasi arus mudik dan balik menjadi salah satu fokus utama dalam simulasi. Kabupaten Simalungun yang berada di jalur strategis diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan. Untuk itu, pos pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta pos pelayanan dan kesehatan disiapkan di titik-titik strategis.

Pengamanan tempat ibadah juga menjadi prioritas, terutama saat misa malam Natal dan perayaan Tahun Baru. Personel akan ditempatkan di dalam dan sekitar gereja guna memastikan jemaat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Selain pengamanan fisik, Polres Simalungun juga menyiapkan langkah antisipasi di ruang digital dengan memantau potensi penyebaran hoaks atau provokasi yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.

Kegiatan TFG berlangsung selama sekitar dua jam dan diwarnai diskusi intensif. Di akhir kegiatan, Wakapolres Simalungun menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik seluruh personel.

“Pastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya. Jangan lengah, karena keselamatan masyarakat ada di tangan kita,” tegas Kompol Edi.

Sementara itu, Kompol Manik menegaskan bahwa hasil TFG akan menjadi pedoman operasional di lapangan. Dengan persiapan yang matang, Polres Simalungun optimistis Operasi Lilin Toba 2025 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *