KransNews.com | Padangsidimpuan – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gabungan Mahasiswa Masyarakat Peduli Hukum Tapanuli Bagian Selatan melakukan aksi unjuk rasa damai di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Padangsidimpuan, Kamis (30/01/2025). Mereka mendesak Kejari Kota Padangsidimpuan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pada pembangunan Desa Purba Tua Pijorkoling Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.

Koordinator aksi, Haris Munandar, menyampaikan orasi di depan massa, membentangkan spanduk yang bertuliskan “Panggil dan Periksa Kepala Desa Purba Tua Pijorkoling”. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan temuan Inspektorat Kota Padangsidimpuan tahun 2023, terdapat dugaan indikasi tindak pidana korupsi pada anggaran desa tersebut.
Penanggung jawab aksi, Didi Santoso, juga menyampaikan orasi, menyebutkan bahwa terdapat aroma-aroma KKN pada realisasi anggaran dan pembangunan desa Purba Tua Pijorkoling. Ia meminta kepada Kejari Kota Padangsidimpuan untuk serius dalam menangani hal tersebut dan memastikan bahwa anggaran negara tidak dinikmati oleh segelintir orang yang ingin melakukan KKN.
Kejari Kota Padangsidimpuan, yang diwakili oleh Kasi Intel, menyambut aspirasi mahasiswa dan berjanji untuk mempelajari lebih lanjut. Ia juga menyarankan mahasiswa untuk memasukkan laporan resmi ke kantor Kejari Kota Padangsidimpuan.
Koordinator lapangan, Didi Santoso, mengucapkan terima kasih kepada Kejari Kota Padangsidimpuan dan berjanji untuk memasukkan laporan resmi. Ia juga mengajak Kejari Kota Padangsidimpuan untuk bersama-sama melawan dan memerangi oknum-oknum yang berani melakukan KKN di Kota Padangsidimpuan. (DS)







