KransNews.com | Simalungun – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Simalungun menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan gerakan koperasi dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Simalungun itu dipusatkan di Gerai Koperasi Desa Merah Putih, Nagori Lestari Indah, Jalan Asahan Km 6, Kecamatan Siantar.

Mengusung tema nasional “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan tersebut juga membawa tema lokal, “Bersama Semangat Baru Simalungun, Mewujudkan Koperasi Berdaya untuk Simalungun Maju dan Indonesia Berjaya”.
Sejumlah kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari gerak jalan santai, pengundian kupon lucky draw dengan berbagai hadiah menarik, hingga pelayanan kesehatan, donor darah, dan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Panitia, Tolen Ketaren, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perkembangan gerakan koperasi di Kabupaten Simalungun. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara anggota, pengurus, pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan koperasi.
Menurutnya, peringatan HUT Koperasi juga diharapkan dapat meningkatkan semangat, solidaritas, serta partisipasi masyarakat dalam memajukan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Dekopinda Simalungun, Rudianto Damanik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia turut mengimbau seluruh elemen gerakan koperasi agar mendukung program Presiden dan Wakil Presiden dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, termasuk melalui penguatan KDKMP.
“KDKMP bukan sekadar simbol, melainkan membawa perubahan nyata melalui program-program yang dilaksanakan untuk peningkatan perekonomian dan kemajuan bagi masyarakat,” ujar Rudianto.
Sementara itu, sambutan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, dibacakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Simalungun, Benri Betfranke Sipayung.
Dalam sambutannya, Menteri Koperasi mengapresiasi seluruh insan koperasi yang terus berkontribusi menjaga keberlangsungan sekaligus mengembangkan koperasi di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Ia menegaskan, koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar perekonomian nasional dalam memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Peringatan Hari Koperasi, lanjutnya, menjadi momentum untuk mengembalikan peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional, sejalan dengan pemikiran Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, yang menempatkan koperasi sebagai usaha bersama berdasarkan semangat tolong-menolong dan asas kekeluargaan.
Keberhasilan koperasi, menurut Menteri, tidak semata-mata diukur dari keuntungan, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan seluruh anggotanya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong pengembangan lebih dari 80.000 unit KDKMP di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 1.061 unit disebut telah mulai beroperasi sebagai langkah awal memperkuat ekonomi berbasis desa dan kelurahan.
KDKMP diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Selain itu, koperasi didorong untuk mengembangkan berbagai sektor produktif, mulai dari industri pengolahan, energi terbarukan, hilirisasi komoditas perkebunan, hingga ekonomi kreatif dan digital.
Pemanfaatan teknologi informasi, kecerdasan buatan, analisis data, serta sistem pembayaran modern juga dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing koperasi.
“Koperasi masa kini harus dikelola secara profesional, transparan, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Penguatan tata kelola, peningkatan partisipasi anggota, serta kolaborasi antara pemerintah, gerakan koperasi, dunia usaha, dan generasi muda menjadi kunci mewujudkan koperasi yang sehat dan berkelanjutan,” demikian pesan Menteri Koperasi.
Generasi muda juga diajak aktif bergabung dan berkarya melalui koperasi. Dengan kreativitas, inovasi, penguasaan teknologi, serta semangat kolaborasi, generasi muda diharapkan mampu menghadirkan wajah koperasi Indonesia yang modern dan kompetitif.
Rangkaian peringatan HUT Koperasi ke-79 di Kabupaten Simalungun ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun dan nasi tumpeng oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Simalungun, didampingi Ketua Dekopinda serta pengurus koperasi lainnya.
Acara turut diisi dengan penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi gerakan koperasi dan pengundian kupon lucky draw.
Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap seluruh insan koperasi semakin memperkuat semangat gotong royong, solidaritas, dan profesionalisme dalam membangun usaha bersama.
Dengan demikian, koperasi diharapkan benar-benar menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi rakyat untuk mewujudkan Simalungun yang maju, makmur, dan sejahtera. (Ril)







