Bawaslu Simalungun Gelar P2P, Cetak Agen Demokrasi dari Kalangan Pemuda

oleh -34 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Simalungun terus memperkuat budaya pengawasan demokrasi melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Simalungun, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Adillah Feruari Purba bersama jajaran anggota Bawaslu, yakni Eles Januari Sinaga, Purba Diamanson Purba, Surya Indra Ariawan, Charles Munthe, serta Kepala Sekretariat Irwan Harahap.

Program ini merupakan upaya Bawaslu untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengawasi jalannya proses demokrasi. Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari tiga kelompok strategis, yakni siswa-siswi SMA sebagai pemilih pemula, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

Berbagai materi disampaikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemahaman dasar kepemiluan, tugas dan fungsi pengawasan, mekanisme pelaporan pelanggaran pemilu, hingga pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah dan mengawasi potensi pelanggaran di setiap tahapan pemilu. Seluruh pimpinan Bawaslu Simalungun bertindak sebagai narasumber, sementara para kepala subbagian dan staf berperan sebagai fasilitator.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Simalungun menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan demokrasi. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dapat memperluas jangkauan pengawasan sekaligus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam proses pemilu.

“Kehadiran masyarakat dalam pengawasan menjadi elemen penting untuk memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai aturan dan prinsip demokrasi,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait pengawasan pemilu.

Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Bawaslu Kabupaten Simalungun berharap dapat melahirkan agen-agen pengawasan partisipatif yang mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Mereka juga diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk turut mengawal setiap tahapan pemilu demi terwujudnya pesta demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas. (Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha