KransNews.com | Serdang Bedagai – Ketegangan antara sekelompok warga Desa Tinoka, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan pihak PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE) berujung pada aksi pembakaran 15 unit sepeda motor milik petugas keamanan perusahaan, Selasa (9/6/2026).
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, ratusan warga yang tergabung dalam kelompok masyarakat Tinoka mendatangi areal perkebunan karet PT Bridgestone. Kehadiran mereka disebut terkait tuntutan atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan yang menurut warga telah berakhir masa berlakunya.
Di lokasi, pihak PT Bridgestone menurunkan personel keamanan untuk melakukan pengamanan aset perusahaan. Situasi kemudian memanas ketika terjadi ketegangan antara warga dan petugas keamanan yang berjaga di area perkebunan.
Dalam insiden tersebut, sebanyak 15 unit sepeda motor milik tim keamanan PT Bridgestone yang berada di Blok K-09 areal perkebunan dilaporkan dibakar.
“Kereta (sepeda motor) security yang berada di lokasi dibakar. Diduga karena kemarahan masyarakat yang berada di areal tersebut,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.
Sementara itu, Penjabat Management Pengamanan PT Bridgestone, Jonni Lupiadi, SH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pembakaran tersebut.
“Benar, ada 15 unit sepeda motor milik tim security yang dibakar di Blok K-09 areal PT Bridgestone, Kecamatan Sipispis. Saat ini kami sedang berada di Polres untuk membuat laporan resmi terkait insiden tersebut,” kata Jonni.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah kerugian maupun langkah penanganan yang dilakukan pasca-insiden tersebut. Situasi di lokasi dilaporkan masih dalam pemantauan aparat keamanan guna mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan.
Kasus ini kini dalam proses penyelidikan dan diharapkan seluruh pihak dapat menahan diri serta mengedepankan penyelesaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (RZ)






