Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bah Bolon

oleh -9 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas menggegerkan warga di kawasan pinggiran Sungai Bah Bolon, tepatnya di Huta III Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Minggu (17/5/2026). Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun bersama personel Polsek Bandar Huluan bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Peristiwa bermula saat dua warga, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), tengah menjaring ikan di sepanjang aliran Sungai Bah Bolon pada Minggu sore. Sekira pukul 15.00 WIB, keduanya berangkat dari kawasan Kampung Simponi Perdagangan menuju hilir Nagori Sugarang Bayu.

Sekitar pukul 16.00 WIB, saat melintas di Huta III Nagori Bah Lias, keduanya melihat sesuatu mengapung dan tersangkut di ranting pohon waru di tepi sungai.

“Setelah kami dekati, ternyata benar itu adalah sesosok mayat,” ujar Heri Susanto kepada petugas.

Kedua saksi kemudian segera melaporkan penemuan tersebut kepada petugas keamanan kebun Bah Lias yang berada di sekitar lokasi.

Informasi itu langsung diteruskan kepada Kapolsek Bandar Huluan, IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., sekitar pukul 16.30 WIB. Kapolsek bersama Kanit Reskrim, Pawas, dan personel piket SPKT segera menuju lokasi guna mengamankan area dan memastikan kebenaran laporan.

Tak lama berselang, Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari AIPDA Owen Saragih dan AIPDA Sujid Saputra tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Dari hasil olah TKP, korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan tersangkut di ranting pohon di tepi sungai. Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan, dengan bagian tangan, kepala, dan kaki mengalami kerusakan sehingga identitas korban belum dapat dikenali. Namun, dari hasil pemeriksaan awal dipastikan korban berjenis kelamin perempuan.

Sekira pukul 20.30 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, guna pemeriksaan lebih lanjut. Tim INAFIS juga menyarankan dilakukannya visum dan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu potong celana panjang warna hitam bergaris merah dan satu helai kaos lengan panjang warna merah muda.

Laporan resmi penemuan mayat tersebut tercatat dengan nomor: L/GANGGUAN/A/1/V/2026/SPKT/POLSEK BANDAR HULUAN/POLRES SIMALUNGUN/POLDA SUMATERA UTARA, dengan pelapor Mohd. Ilhamsyah, anggota Polri yang berdomisili di Aspolsek Perdagangan.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Senin (18/5/2026), menegaskan bahwa penanganan cepat kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat.

“Polres Simalungun bersama jajaran Polda Sumatera Utara senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penanganan cepat dan terukur oleh Tim INAFIS dalam kasus penemuan mayat ini adalah wujud nyata dedikasi kami,” ujar AKP Verry Purba.

Hingga kini, jenazah masih berada di kamar mayat RSUD Dr. Djasamen Saragih dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri sesuai temuan agar segera menghubungi Polsek Bandar Huluan atau Polres Simalungun. (SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha