KransNews.com | Simalungun – Sejumlah tokoh pemuda, organisasi kepemudaan (OKP), dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Panca Budi Perdagangan menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Pesta Seni dan Budaya serta UMKM Kabupaten Simalungun yang akan digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun.
Dukungan tersebut mengemuka dalam diskusi yang berlangsung di Liem Koktong, Perdagangan, Senin (19/10/2026). Selain mengapresiasi rencana kegiatan tersebut, para peserta juga menyampaikan sejumlah harapan terkait pengembangan seni budaya, pemberdayaan UMKM, hingga perhatian terhadap fasilitas olahraga di Kabupaten Simalungun.
Para peserta menilai, pelaksanaan Pesta Seni dan Budaya serta UMKM merupakan langkah positif, terlebih kegiatan serupa baru pertama kali akan digelar oleh Pemkab Simalungun. Mereka berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Salah seorang peserta diskusi, Esau Pardede, ST, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Ini adalah kegiatan pertama yang akan dilaksanakan oleh Pemkab, seyogianya kita dukung. Dengan terlaksananya kegiatan ini, banyak dampak positif yang bisa kita ambil dan rasakan,” ujar Esau.
Menurutnya, dari sisi sosial dan politik, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang selama ini dinilai masih menghadapi pengkotak-kotakan berdasarkan wilayah.
Melalui pertemuan berbagai kelompok masyarakat dalam satu kegiatan, ia berharap semangat Bhinneka Tunggal Ika semakin tumbuh dan menjadi landasan dalam membangun Kabupaten Simalungun.
“Dari segi ekonomi, selain masyarakat sekitar yang merasakan manfaatnya, kita dapat mengetahui dan mencicipi makanan khas home product masyarakat yang nantinya bisa menjadi produk unggulan Kabupaten Simalungun,” tambahnya.
Esau juga berharap pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu membuka ruang lebih luas bagi pelaku seni dan budaya lokal untuk menunjukkan kreativitas serta melestarikan warisan budaya daerah.
Ia mendorong dinas terkait agar memberikan perhatian terhadap keberadaan sanggar-sanggar seni yang tersebar di Kabupaten Simalungun sehingga potensi seniman lokal dapat berkembang dan memperoleh ruang tampil yang memadai.
Di sisi lain, Esau turut menyoroti kondisi fasilitas olahraga, khususnya Stadion Perdagangan yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Terakhir, kita berharap Dinas Olahraga dapat memperhatikan anak-anak bola dan stadion yang tidak pernah tersentuh pemeliharaannya,” tegasnya.
Senada dengan Esau, Ketua GRIB Kecamatan Bandar, David Rajagukguk, juga menyampaikan apresiasi terhadap rencana pelaksanaan Pesta Seni dan Budaya serta UMKM tersebut.
Namun, ia berharap Pemkab Simalungun tidak melupakan kebutuhan masyarakat di bidang olahraga, terutama keberadaan Stadion Perdagangan yang membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan.
Menurut David, pemerintah daerah perlu melihat kondisi stadion tersebut secara langsung serta mempertimbangkan pengalokasian anggaran agar fasilitas olahraga itu dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan generasi muda.
Sementara itu, Aliaman Sinaga, SH, menyoroti perjuangan anak-anak sepak bola yang membutuhkan dukungan lebih besar dari pemerintah daerah.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat anak-anak sepak bola yang sedang dalam perjalanan untuk mengikuti pertandingan di Bogor. Dalam mengikuti kompetisi tersebut, mereka masih mengandalkan bantuan para donatur dan pemerhati sepak bola.
“Di mana saat ini mereka dalam perjalanan bertanding ke Bogor, mereka hanya berharap dari para donatur dan pemerhati bola. Juga perlu adanya program pemeliharaan berkala untuk stadion,” ujarnya.
Aliaman berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan program pembinaan sepak bola yang berkelanjutan, termasuk dukungan terhadap kebutuhan atlet muda serta pemeliharaan fasilitas olahraga secara berkala.
Berdasarkan hasil diskusi, para peserta sepakat mendukung penuh pelaksanaan Pesta Seni dan Budaya serta UMKM Kabupaten Simalungun. Mereka berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat persatuan dan melestarikan budaya, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.
Di saat yang sama, mereka mendorong Pemkab Simalungun agar menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari upaya pembangunan daerah yang lebih menyeluruh, termasuk memperhatikan pelaku seni, UMKM, serta pembinaan olahraga dan perbaikan Stadion Perdagangan. (RZ)






