KransNews.com | Simalungun – Sudah berlangsung lama permasalahan sampah di Kota Perdagangan tidak kunjung dapat diatasi oleh pihak Pemerintah Kecamatan Bandar.
Sungguh sangat memprihatinkan di sana sini sampah berhamburan,vyang parahnya di Jalan Garuda dan di Jalan Terminal Baru sampah sudah sampai di badan jalan berserakan.
Seperti diketahui, penularan penyakit yang disebabkan oleh sampah yang dibuang sembarangan dapat mengakibatkan berbagai penyakit.
Penularan secara langsung merupakan cara penularan dimana manusia tertular penyakit secara langsung dari sampah. Penularan ini terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan sampah yang mengandung kuman, virus dan parasit
Penularan secara tidak langsung terjadi ketika tempat pembuangan sampah menjadi tempat berkembang biaknya hewan, seperti lalat, nyamuk, tikus dan kecoa. Hewan dan serangga ini dapat menjadi inang bagi bakteri dan parasit yang dapat ditularkan kembali ke manusia.
Misalnya, lalat dapat berkembang biak di tempat sampah, lalat membawa kuman kemudian hinggap di makanan dan dapat menyebabkan keracunan makanan.
Namun hai ini tidak menjadi perhatian serius oleh Pemerintah Kecamatan Bandar dan juga kesadaran masyarakat yang buang sampah seenaknya.
Dalam kesempatan ini wartawan menyambangi Camat Bandar Supardi, Selasa ( 03/06/2025 ) sekira pukul 13.00 WIB, saat masuk keruang kerjanya, terlihat Supriadi sedang sibuk mengumpulkan botol minuman Aqua yang sudah kosong dan beranjak keluar, meninggalkan Kru media ini begitu saja. Merasa tidak nyaman di ruang kerja camat, selanjutnya awak media memilih keluar dari ruangan dan mendatangi Camat yang sibuk membuang sampah. Sebelum konfirmasi disampaikan, Supardi kemudian berkata “ampun,” katanya.
Tidak diketahui apa yang dimaksud kata “Ampun” itu. Selanjutnya ia beranjak meninggalkan wartawan. Dan wartawan tidak mendapat hasil konfirmasi terkait sampah tersebut.
Melihat kondisi ini, oknum Camat sepertinya tutup mata atas apa yang menjadi masalah pengelolaan sampah yang buruk.
Masyarakat sekitar jalan Garuda setiap harinya menghirup bau busuk ditimbulkan oleh sampah yang berserakan membelah badan jalan.
Direktur Eksekutif LSM Lingkar Rumah Rakyat ( LRR ) Joel Sinaga alias Markibong saat dimintai komentarnya saat ditemui di Warkop Jalan Bandar Sawah – Perdagangan mengatakan bahwa minimnya perhatian dan pengawasan pemerintah, mengakibatkan sampah ada di mana-mana, disamping itu fasilitas pendukung oprasional pengangkut sampah juga tidak memadai. “Oleh sebab itu, di sini perlu perhatian yang serius dari pihak pemerintah kecamatan untuk mengatasi permasalahan sampah ini,” ungkap Joel. (JAT Purba)






