Jelang Natal 2025, Bupati Simalungun Pimpin Sidak Pasar Tanah Jawa, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

oleh -160 Dilihat

KransNews.com | Simalungun –
Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan operasi inspeksi mendadak (sidak) pasar di Pasar Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Sidak pasar tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, guna memantau secara langsung kondisi harga dan pasokan kebutuhan pokok menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Ketua DPRD Simalungun Jefra Manurung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Esron Sinaga, Plt Kadis Perindustrian dan Perdagangan Eva Tambunan, Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Frangky Purba, Plt Kadis Pertanian Pardomuan Sijabat, Plt Kepala Bapperida Justina Purba, Sekcam Tanah Jawa Andy Suprandi, Kabag Perekonomian Rinton Damanik, Danramil Tanah Jawa Kapten Inf Suheri, Kapolsek Tanah Jawa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Ahmadi Rahman, perwakilan Bulog Aryo Wibisono, serta perwakilan BPS Cindy Sitorus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, harga sebagian besar kebutuhan pokok di Pasar Tanah Jawa terpantau relatif stabil. Sejumlah komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, serta telur ayam dari beberapa grosir dan kios tidak mengalami kenaikan signifikan.

Adapun harga beras SPHP tercatat Rp14.000 per kilogram, ikan nila Rp35.000 per kilogram, daging ayam Rp42.000 per kilogram, dan daging sapi Rp120.000 per kilogram. Sementara itu, ikan mas mengalami kenaikan harga dari Rp35.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Secara umum, ketersediaan bahan pokok, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM), dipastikan aman menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026.

Bupati Simalungun Dr H Anton Ahmad Saragih menjelaskan bahwa sidak pasar ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pasokan kebutuhan pokok serta mencegah terjadinya penimbunan barang oleh pedagang maupun distributor.

“Kita juga memantau kemungkinan terjadinya lonjakan harga. Upaya ini dilakukan untuk menjaga inflasi daerah, karena inflasi yang tidak terkendali akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat, ketidakpastian bagi pelaku ekonomi, serta penurunan pendapatan, termasuk bagi para petani,” ujar Bupati.

Untuk mengendalikan inflasi daerah, Pemkab Simalungun juga melakukan berbagai langkah lainnya, seperti pelaksanaan pasar murah, pengawasan dan pemantauan pasokan, serta metrologi legal terhadap Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) seperti minyak kemasan dan gas LPG, termasuk pemeriksaan alat timbangan dan pompa ukur BBM.

“Kepastian pasokan dan kuantitas minyak goreng maupun gas LPG kerap menjadi keresahan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus tanggap dan melakukan antisipasi agar tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain memantau harga dan pasokan, sidak pasar ini juga dimanfaatkan untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pendukung yang ada di Pasar Tanah Jawa. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *