Keluarga Ekgi Abdur Rohman Ucapkan Apresiasi Dan Terima Kasih Kepada Komunitas Relawan North Sumatera

oleh -688 Dilihat

Kransnews.com, Simalungun – Kamis (21/9/2023) pukul 11.00 wib ibu Mesni mewakili keluarga Ekgi Abdur Rohman mengirim video ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Komunitas Relawan North Sumatera (KRNS) via pesan WA.

Terdengar juga dalam rekaman video tersebut ucapan terima kasih keluarga di tujukan kepada ibu Dra Hj Hidayah Herlina Gusti dan pihak-pihak yang telah membantu proses pengobatan anak mereka bernama Ekgi Abdur Rohman (20 tahun) penderita sakit Hernia.

Jonni Damanik selaku ketua KRNS menerangkan, “sebenarnya yang sangat luar biasa dan patut di apresiasi itu ibu Dra Hj Hidayah Herlina Gusti dan wakil bupati Simalungun beserta tim medis pemkab Simalungun yang begitu cepat dan sigap mengambil tindakan dan langkah-langkah yang di butuhkan agar pasien dapat segera bisa di bawa ke rumah sakit untuk di operasi. Kami Komunitas Relawan North Sumatera (KRNS) ini hanya mengambil peran penghubung dari keluarga pasien kepada dinas kesehatan Pemkab Simalungun melalui ibu Hidayah Herlina Gusti.” Ujar ketua KRNS ketika di jumpai di sebuah kedai kopi di simpang Serapuh.

Kronologis keterlibatan KRNS dalam proses pengobatan Ekgi Abdur Rohman tersebut bermula kami malam sekitar pukul 20.00 Wib malam, salah seorang keluarga menghubungi ketua KRNS melalui pesan WA meminta bantu untuk putranya bisa di bawa berobat segera mungkin, sedang BPJS nya yang dari perusahaan telah terputus di karenakan sudah usia tidak tanggungan perkebunan tempat ibunya berkerja.

Pasien yang bernama Ekgi Abdur Rohman ini putra kedua dari tiga bersaudara, anak dari pasangan pak Masrun dan ibu Riana ini mengalami Hernia yang menyebabkan perutnya membengkak dan tidak dapat buang air besar lebih kurang satu bulan. Untuk bisa berobat ke rumah sakit keluarga mencoba mengaktifkan BPJS Mandiri dengan cara membayar tunggakan BPJS sebelumnya yang di bayar dengan uang bantuan pihak Nagori, tetapi belum bisa digunakan di karenakan aktifnya 14 hari ke depan atau sekitar awal bulan Oktober besok, sedang pasien kondisinya sudah semakin memburuk kesehatannya.

Keluarga yang warga Huta Parbeokan Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan ini sangat berharap dapat segera anaknya bisa di bawa berobat. Mendengar dan mengetahui kendala-kendala itu ketua KRNS menghubungkan ke dinas kesehatan Pemkab Simalungun melalui ibu Hidayah Herlina Gusti yang selanjutnya pihak dinas kesehatan melakukan tindakan cepat dan sigap menghubungi pihak-pihak yang berkaitan dengan dinas kesehatan termasuk RSUD Rondahaim dan lainnya.

Setelah sampai di RSUD Rondahaim di lakukan pemeriksaan terhadap pasien dan ternyata benar BPJS nya belum aktif. Berdasarkan hasil diagnosa rumah sakit ternyata pasien memerlukan rumah sakit yang lebih memadai sehingga di pindah ke RSUD Parapat, setelah sepakat dari hasil komunikasi pihak rumah sakit dengan dinas kesehatan Pemkab Simalungun dan juga ibu Hidayah Herlina Gusti istri dari bapak Zonny Waldi wakil bupati Simalungun.

Sampai di Rumah Sakit Parapat ternyata keluarga pasien harus kembali mengelus dada sebab rumah sakit tak sanggup melakukan operasi terhadap pasien sehingga harus di rujuk ke Rumah Sakit di medan tetapi biaya operasi harus di tanggung keluarga sebab BPJS nya belum aktif. Mendengar berita tersebut ketua KRNS kembali menghubungi ibu Hidayah Herlina Gusti melalui tim humasnya agar dapat membantu keluarga pasien, walau di tengah-tengah kesibukannya yang luar biasa padat, ibu Hidayah kembali melakukan komunikasi dengan pihak dinas kesehatan pihak BPJS dan pihak Rumah Sakit di Medan sehingga saat itu juga Ekgi Abdur Rohman di bawa ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan untuk segera di operasi, sejalan dengan proses tersebut bu Corry dari BPJS menghubungi ketua KRNS melalui ibu Dina agar secepat mungkin menghubungi Kapus Buntu Turunan untuk menyiapkan berkas pengalihan dari BPJS yang sebelumnya tanggungan perusahaan ke BPJS mandiri karna pasien tidak lagi di tanggung perusahaan karna sudah usia dewasa. Di karenakan jaringan sedikit ada gangguan sehingga cukup sulit menghubungi kapus di malam itu, akhirnya ketua KRNS kembali menghubungi wakil bupati Simalungun. (JO.DMK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *