Bupati Simalungun Tinjau Penanganan Banjir di Nagori Negeri Kahean

oleh -499 Dilihat
Bupati Simalungun Tinjau Penanganan Banjir di Nagori Negeri Kahean

KransNews.com | Simalungun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Nagori Negeri Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Senin (6/10/2025) menyebabkan banjir yang cukup parah dan merendam ruas jalan protokol di nagori tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan beberapa pengendara sepeda motor sempat terjatuh akibat derasnya arus air.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir tersebut menghambat aktivitas warga. Warga sekitar pun bahu-membahu membantu para pengendara yang terjebak banjir di jalan penghubung Simpang Sigagak–Bandar Selamat.

Menindaklanjuti kejadian itu, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk meninjau lokasi dan mencari solusi penanganan banjir.

Atas instruksi tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR, Agus Intra Sinaga, pada Selasa (7/10/2025) turun langsung ke lokasi. Ia hadir mewakili Kepala Dinas PUTR, Hotbinson Damanik, didampingi Camat Tapian Dolok, Juraini Purba, Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, serta staf kecamatan dan Pangulu Nagori Negeri Kahean.

Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi sumber air penyebab banjir yang kerap melanda daerah itu setiap hujan deras. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari survei dan perencanaan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025.

“Fokus kami mencari solusi teknis agar aliran air dapat dialihkan ke saluran pembuangan yang tepat, sehingga tidak lagi menggenangi jalan,” ujar Agus Intra Sinaga.

Camat Tapian Dolok, Juraini Purba, menyampaikan komitmen pemerintah kecamatan untuk bersinergi dengan Dinas PUTR dalam penyelesaian masalah banjir. “Beberapa langkah akan segera kita kerjakan bersama Dinas PUTR Kabupaten Simalungun,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap, melalui kerja sama lintas sektor, solusi konkret dan berkelanjutan dapat diwujudkan untuk mengatasi persoalan banjir serta mewujudkan infrastruktur jalan yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *