KransNews.com | Simalungun – Seorang perempuan lanjut usia bernama Mariati (66), yang tinggal seorang diri di Lingkungan II, Kelurahan Aman Sari, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, harus dievakuasi ke RSUD Perdagangan setelah ditemukan terbaring lemah akibat sakit, Senin (12/10/2026) dini hari.
Informasi mengenai kondisi Mariati diterima pihak Kelurahan Aman Sari dari masyarakat pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Lurah Aman Sari, Sahrinan Purba, bersama bidan dari UPTD Puskesmas Serbelawan langsung mendatangi kediaman Mariati untuk memeriksa kondisinya dan memberikan pertolongan awal.
Melihat kondisi Mariati yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, petugas kemudian mengevakuasinya menggunakan ambulans menuju RSUD Perdagangan untuk mendapatkan perawatan.
Direktur Utama RSUD Perdagangan, dr. Donal Rudi Pangaribuan, menjelaskan bahwa Mariati mengalami kondisi kegawatdaruratan akibat kadar gula darah rendah atau hipoglikemia yang membutuhkan penanganan segera.
Ia menegaskan, RSUD Perdagangan berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis pasien dengan mengutamakan keselamatan.
Sementara itu, Sahrinan Purba mengatakan, respons cepat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan masyarakat yang mengalami kondisi darurat mendapatkan pertolongan.
“Ketika ada warga sakit dan membutuhkan bantuan, kita harus hadir dan bergerak cepat,” ujar Sahrinan.
Menurutnya, penanganan Mariati melibatkan sejumlah pihak, mulai dari pemerintah kelurahan dan keca
matan, Dinas Kesehatan, UPTD Puskesmas Serbelawan, hingga RSUD Perdagangan. Respons tersebut juga tidak terlepas dari informasi masyarakat yang melaporkan kondisi warga tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, dr. Debora Evalinch Sigit Haloho, menegaskan bahwa jajaran kesehatan akan terus meningkatkan respons terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, khususnya kelompok rentan.
“Kami mendorong seluruh aparatur kesehatan agar lebih responsif terhadap kondisi warga. Kami berkomitmen memastikan setiap orang mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medisnya, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Perwakilan keluarga Mariati, Wasito, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan petugas yang telah membantu membawa Mariati ke rumah sakit.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Simalungun yang telah memberikan perhatian kepada kami, melihat kondisi kami, dan membantu membawa Ibu Mariati untuk mendapatkan pengobatan,” ungkap Wasito.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya kepedulian masyarakat terhadap warga lanjut usia, terutama mereka yang tinggal seorang diri dan berpotensi mengalami kondisi darurat tanpa pendampingan langsung.
Kecepatan penyampaian informasi serta koordinasi antara pemerintah dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting agar warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera memperoleh penanganan medis. (Ril)







