KransNews.com |Simalungun — Naas dialami Hariansyah Setiawan Damanik (23). Pemuda asal Jalan Asahan Huta I, Nagori Pamatang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, meninggal dunia setelah tertimpa pohon mahoni saat mengendarai sepeda motor di Jalan Medan Km 12,5, Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok, Rabu malam (7/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru dengan nomor polisi BK 2319 AMZ dari arah Pematangsiantar menuju Medan.
Saat melintas di lokasi kejadian, pohon mahoni tiba-tiba tumbang dan menimpa korban. Kondisi cuaca saat itu dilaporkan sedang gerimis.
Kapolsek Dolok Batu Nanggar, IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H., mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 22.00 WIB. Mendapat laporan tersebut, ia langsung memerintahkan personel piket menuju lokasi.
“Begitu menerima laporan tersebut, saya langsung memerintahkan personel piket untuk segera mendatangi lokasi kejadian,” ujar IPTU Rido saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 18.36 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban telah meninggal dunia akibat tertimpa pohon. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi juga langsung membantu proses evakuasi dan mengatur arus lalu lintas.
Dua saksi, Rusniadi (61) dan Irwanto (51), mengatakan mereka sedang berada di sekitar area penggilingan batu ketika melihat pohon mahoni tersebut tumbang secara tiba-tiba.
Keduanya kemudian bersama warga yang melintas memberikan bantuan setelah mengetahui adanya pengendara yang tertimpa pohon.
“Para saksi bersama warga yang kebetulan melintas di lokasi langsung bergerak cepat membantu proses evakuasi korban,” kata IPTU Rido.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan kendaraan Unit Laka Lantas Polres Simalungun ke Rumah Sakit Umum Djasamen Saragih, Pematangsiantar, untuk menjalani pemeriksaan visum.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru bernomor polisi BK 2319 AMZ sebagai barang bukti.
Penanganan kejadian turut melibatkan sejumlah personel Polsek Dolok Batu Nanggar, di antaranya Kanit Intel IPDA M. Purba, Aiptu Simson Purba, Bripka Lian, Bripka Suhendri dan Brigadir Anggi Afrianes, serta personel Unit Laka Lantas Polres Simalungun.
Petugas melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Simalungun.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga korban,” ujar IPTU Rido.
Menurutnya, pihak keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Polsek Dolok Batu Nanggar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hari dan ketika kondisi cuaca buruk. Pohon tumbang maupun potensi gangguan lain di jalan dapat terjadi sewaktu-waktu dan membahayakan pengguna jalan.
Penanganan kasus tersebut selanjutnya telah dilaporkan kepada pimpinan sesuai prosedur yang berlaku. (SN)








