Warga Serbelawan Keluhkan Minimnya Manfaat Sosial PT Bridgestone, Hinca Pandjaitan Minta HGU Ditinjau Ulang

oleh -17 Dilihat

Kransnews.com | Simalungun – Keberadaan PT Bridgestone di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Serbelawan, kembali menuai sorotan. Sejumlah elemen masyarakat mempertanyakan kontribusi nyata perusahaan tersebut bagi warga sekitar.

Keluhan itu mencuat dalam pertemuan dengan Anggota DPR RI Hinca Pandjaitan di Rumah Aspirasi milik Indra Syahputra Damanik, Jalan Bombongan Urat, Bandar Selamat, Minggu (29/3/2026).

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Serbelawan, Leston Siregar, menyoroti minimnya fasilitas publik yang didukung perusahaan, seperti tempat pembuangan sampah hingga sarana olahraga.

“Lapangan bola di Dolok Batu Nanggar seharusnya bisa difasilitasi. Tapi sampai sekarang belum ada perhatian serius,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Karang Taruna Dolok Batu Nanggar, Muhammad Farhan, SH. Ia mengeluhkan sulitnya akses pekerjaan bagi warga lokal, meskipun berada di kawasan industri.

“Kami hidup di tengah dua perusahaan besar, termasuk PT Bridgestone, tapi mencari kerja masih sulit. Seharusnya putra-putri daerah diprioritaskan,” tegas Farhan.

Tokoh perempuan, Vivi br Simanjuntak, juga menilai manfaat perusahaan justru lebih banyak dirasakan oleh pihak dari luar daerah.
“Yang menikmati justru orang luar, bukan masyarakat Serbelawan sendiri,” katanya.

Sementara itu, tokoh agama Drs. Arsalul Khair Nasution menekankan pentingnya perhatian perusahaan terhadap kebutuhan sosial-keagamaan, khususnya penyediaan tanah wakaf.

“Dengan pertumbuhan penduduk, kebutuhan tanah wakaf semakin mendesak. Perusahaan seharusnya bisa berdialog dengan ulama untuk membantu kebutuhan umat,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hinca Pandjaitan menyatakan bahwa kehadiran perusahaan belum memberikan dampak sosial signifikan bagi masyarakat sekitar.

Ia bahkan meminta pemerintah meninjau ulang perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut.

“Pak Presiden Prabowo Subianto tidak perlu memperpanjang HGU PT Bridgestone sebelum mereka menebus ‘dosa-dosa’ sosial-ekonomi selama ini,” tegas Hinca.

Isu ini pun diprediksi akan terus bergulir, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah operasionalnya. (Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *