KransNews.com | Simalungun – Sejumlah masyarakat Nagori Landbouw, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, melaporkan Pangulu (kepala desa) mereka ke Kejaksaan Negeri Simalungun terkait dugaan penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa dalam beberapa tahun terakhir.
Salah seorang warga, Dani Antoni, menyebutkan laporan tersebut dilatarbelakangi kekecewaan masyarakat atas dugaan pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2023, 2024, dan 2025 yang dinilai tidak transparan.
“Permasalahan bermula dari dugaan adanya upaya pangulu mengendalikan pengelolaan keuangan BUMNag. Pengurus BUMNag kemudian melaporkan hal itu ke inspektorat. Dari hasil pemeriksaan Inspektorat, ditemukan adanya penyalahgunaan keuangan dan pangulu diminta mengembalikan sejumlah dana. Namun hingga kini, sekitar Rp18.950.000 belum dikembalikan ke kas BUMNag,” ujar Dani saat ditemui di kantor Kejari Simalungun, Jumat (27/02/2025).
Selain itu, warga juga mengeluhkan sejumlah program desa yang dinilai tidak berjalan optimal. Program tersebut di antaranya pembangunan jaringan air limbah rumah tangga, jaringan internet desa, pembangunan rabat beton, serta penyaluran Pemberian Makan Tambahan (PMT) bagi lansia, balita, dan ibu hamil.
“Berdasarkan banyaknya keluhan warga, kami menilai pangulu tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Karena itu kami melaporkan persoalan ini agar diperiksa dan dimintai pertanggungjawaban dalam pengelolaan Dana Desa,” tambahnya saat didampingi Sekretaris BUMNag Bumi Jaya Lestari, Aditya.
Warga berharap Kejaksaan Negeri Simalungun dapat bekerja secara profesional dan memprioritaskan penanganan laporan dugaan tindak pidana korupsi tersebut.
Di sisi lain, masyarakat juga menyinggung beredarnya foto yang diduga memperlihatkan pangulu Nagori Landbouw tengah mengonsumsi narkoba. Bahkan, sempat beredar kabar adanya temuan plastik klip di ruangan pangulu. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hingga berita ini diterbitkan, Pangulu Nagori Landbouw, Haidir Jaelani, belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan. (SN)






