KransNews.com | Pematangsiantar – Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Dr. Muktar Panjaitan, angkat bicara terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen berinisial T terhadap seorang mahasiswi tingkat akhir yang tengah menyusun skripsi.
Menyikapi laporan tersebut, pihak kampus langsung membentuk Tim Pencari Fakta guna melakukan investigasi secara menyeluruh dan mendalam.
Dalam pertemuan dengan awak media, Rabu (25/2/2026) sore, Muktar yang didampingi jajaran rektorat menegaskan bahwa universitas akan bertindak profesional serta tidak mentolerir pelanggaran norma akademik, etika, maupun hukum di lingkungan kampus.
“Korban bersama orangtuanya datang ke kampus pada hari Sabtu sekitar pukul 08.30 WIB. Mereka menyampaikan kronologis bahwa oknum dosen mengajak korban ke suatu tempat,” ujar Muktar.
Menurut keterangan yang diterima pihak kampus, ajakan tersebut bermodus pertemuan untuk bimbingan skripsi. Namun dalam pertemuan itu diduga terjadi perbuatan tidak senonoh.
Muktar menjelaskan, kronologis yang disampaikan korban dan orangtuanya kini menjadi objek penyelidikan Tim Pencari Fakta. Kampus juga telah memanggil dosen berinisial RP untuk dimintai klarifikasi dan melakukan wawancara selama kurang lebih 2,5 jam.
Meski demikian, proses pemeriksaan tersebut belum menghentikan langkah tim dalam menggali fakta lebih lanjut.
Dalam penanganan kasus ini, civitas akademika berpedoman pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, serta Permenristekdikti Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.
“Berdasarkan penelusuran kami, sejauh ini korban yang melapor satu orang. Namun kampus sangat terbuka apabila ada laporan lain, dengan tetap menjamin kerahasiaan korban dan saksi,” tegas Muktar Panjaitan.
Pihak universitas juga mengimbau seluruh mahasiswa/i untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas perkuliahan seperti biasa sembari menunggu hasil investigasi resmi dari tim yang telah dibentuk.
Sumber: Tribunnews






