KransNews.com | Deli Serdang – Tradisi syukuran panen padi dan tepung tawar benih kembali digelar masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Selasa (23/9/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, yang memberikan sejumlah arahan penting bagi kemajuan pertanian dan perekonomian masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan agar ke depan tidak ada lagi alat mesin pertanian (alsintan) yang terbengkalai. Semua alsintan harus dimanfaatkan secara maksimal oleh Brigade Pangan. Ia juga menyoroti pentingnya sertifikasi tanah agar lahan pertanian warga terlindungi serta tata ruang desa tetap terjaga sebagai kawasan pertanian.
“Saya bangga dengan Desa Tanjung Rejo, bukan hanya kuat di sektor pertanian, tapi juga memiliki potensi lain. Di Dusun 5 ada pengrajin ulos, Dusun 13 belajar bahasa Inggris, Dusun 14 ada batik mangrove, bahkan 1.300 hektar tambak yang dikelola bersama. Semua ini kekuatan besar yang bisa kita dorong untuk kegiatan masyarakat,” ujar Bupati.
Asri Ludin juga mengingatkan sejarah panjang desa ini sebagai lumbung pangan. “Dua belas tahun lalu, ayah saya diundang dalam acara ini. Saat itu ada lebih dari 4.114 hektar lahan di Desa Tanjung Rejo, sebagian besar murni untuk pangan dan pertanian. Harapan kita ke depan, 600 hektar lahan bisa tersambung ke jaringan irigasi, sehingga produktivitas meningkat hingga 7 ton per hektar,” ucapnya.
Bupati menekankan, peran Badan Pertanahan Nasional (BPN) sangat penting untuk memperjelas peruntukan tanah petani. “Bibit itu urusan kami, tapi peruntukan tanah harus jelas dan sertifikasinya dibantu. Tahun depan harus sudah ada progres signifikan,” tegasnya.

Selain pertanian, Bupati juga mendorong pengembangan usaha produktif warga, seperti beternak ayam dan domba. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, katanya, siap membantu koordinasi pemasaran hasil ternak tersebut.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga lingkungan, terutama normalisasi parit agar aliran air tetap lancar menuju sawah. “Tidak boleh ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan ke parit. Mari kita hidupkan gotong royong Jumat bersih di Desa Tanjung Rejo dan desa-desa lain. Desa tidak akan maju kalau masyarakatnya tidak berperan aktif,” seru Bupati.

Setelah memberikan sambutan dan berdialog dengan masyarakat, Bupati melanjutkan kunjungan ke PT Sahabat Jaya Farm di Desa Tanjung Selamat, perusahaan peternakan ayam petelur seluas 5 hektar dengan 10 kandang modern. Ia juga meninjau jalan sepanjang 740 meter di desa tersebut yang akan segera diaspal. (MIS)








