Dari Lapangan Desa ke Panggung Provinsi: Perjuangan Tim Voli Putri Simalungun

oleh -602 Dilihat
Dari Lapangan Desa ke Panggung Provinsi: Perjuangan Tim Voli Putri Simalungun

KransNews.com | Medan – Sorak sorai penonton di GOR Indoor Bola Voli Sport Center Sumut pecah ketika tim putri Simalungun City memastikan langkah ke babak perempat final Kejurprov Sumatera Utara 2025. Bagi para atlet muda asal Kabupaten Simalungun ini, kemenangan bukan sekadar angka di papan skor, melainkan buah dari kerja keras, doa, dan mimpi yang mereka bawa sejak awal.

Di balik seragam yang seragam, setiap pemain membawa cerita pengorbanan. Ada yang rela menempuh perjalanan puluhan kilometer setiap hari untuk latihan, ada pula yang harus membagi waktu antara sekolah, keluarga, dan jadwal latihan yang padat. Semua dijalani demi satu tujuan: mengharumkan nama Simalungun di kancah bola voli Sumatera Utara.

Pertandingan melawan SBV Deli Serdang menjadi salah satu momen tak terlupakan. Ketika set ketiga terlepas dengan skor tipis, wajah lelah sempat terpancar dari para pemain. Namun sorakan suporter dan semangat pantang menyerah mengembalikan energi. “Kami ingat pesan pelatih, jangan pernah menyerah sebelum peluit terakhir berbunyi,” ujar salah satu pemain dengan mata berbinar.

Ketua PBVSI Kabupaten Simalungun, Agustiar Saragih, yang turut mendampingi tim, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Alhamdulillah, perjuangan anak-anak ini luar biasa. Mereka bermain dengan hati. Ini baru awal, tapi sudah menunjukkan bahwa Simalungun punya potensi besar,” katanya penuh haru.

Tak hanya tim putri, tim putra SGG VC juga menunjukkan taringnya dengan kemenangan telak 3-0 atas Iba Binjai. Dukungan dan doa dari masyarakat Simalungun menjadi bahan bakar semangat bagi kedua tim yang tengah mengejar mimpi lebih besar: menembus PON 2028.

Bagi para pemain Simalungun City, Kejurprov Sumut 2025 bukan sekadar turnamen. Ini adalah panggung pembuktian bahwa kerja keras, keberanian, dan kebersamaan bisa mengubah mimpi menjadi nyata. Dan perjalanan menuju perempat final hanyalah awal dari cerita panjang yang ingin mereka ukir di dunia bola voli Indonesia. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *