HUT RI ke-80 di Simalungun: Meriah, Haru, dan Penuh Semangat Persatuan

oleh -492 Dilihat
HUT RI ke-80 di Simalungun: Meriah, Haru, dan Penuh Semangat Persatuan

KransNews.com | Simalungun – Suara sirene panjang membelah langit Pamatang Raya, Minggu (17/8/2025), menandai detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Ribuan pasang mata terarah ke halaman Kantor Bupati Simalungun, tempat upacara sakral digelar dengan penuh khidmat.

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, tampil sebagai Inspektur Upacara, berdiri tegap di bawah teriknya matahari, seolah menjadi simbol keteguhan rakyat Simalungun menjaga semangat kemerdekaan. Didampingi Kapten Inf Bangsawan Harahap sebagai Komandan Upacara dan Kapten Inf Rudianto sebagai Perwira Upacara, prosesi berlangsung tertib dan menggetarkan hati.

Tepuk tangan riuh mengiringi langkah tegap pasukan Paskibraka. Shelin Christie Saragih, siswi SMA Negeri 1 Raya, dengan penuh keyakinan membawa baki bendera pusaka, sementara tiga rekannya—Naufal Azzam Safi’i, Gabriel Jeremi Putra Sumbayak, dan Johannes Dominggo Siagian—mengibarkan Merah Putih hingga berkibar gagah di langit Simalungun. Banyak warga terlihat menahan haru, beberapa bahkan meneteskan air mata ketika bendera berkibar diiringi lagu kebangsaan.

Tak hanya khidmat, suasana juga berubah meriah. Penampilan Yonif 122/TS dengan aksi pembebasan sandera membuat penonton bersorak kagum. Anak-anak sekolah bertepuk tangan histeris saat marching band SMA Plus Efarina dan atraksi bela diri memukau hadirin. Lengkap sudah dengan suara merdu vocal group TK PKK Simalungun yang membuat suasana cair dan hangat.

Momentum ini juga menjadi ajang kepedulian. Bupati menyerahkan santunan kepada veteran pejuang kemerdekaan, bantuan kursi roda bagi warga, penghargaan Satya Lencana Karya Satya untuk ASN pengabdi, hingga hadiah bagi para pelajar berprestasi. Semua itu menjadi bukti bahwa kemerdekaan bukan sekadar upacara, tapi juga hadir dalam wujud kepedulian nyata.

Sebagai penutup, parade 40 kontingen marching band se-Kecamatan Raya mengalirkan semangat kemerdekaan di jalanan kota. Warna-warni seragam, dentuman drum, dan senyum lebar para pelajar menjadi gambaran nyata: di usia 80 tahun kemerdekaan, Indonesia tetap berdenyut penuh energi, dan Simalungun berdiri sebagai bagian penting dari denyut itu. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *