Pabrik Minyak Goreng PT Agro Raya Mas Terbakar, Api Mengamuk Selama 8 Jam

oleh -395 Dilihat
Pabrik Minyak Goreng PT Agro Raya Mas Terbakar, Api Mengamuk Selama 8 Jam

KransNews.com | Medan — Kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan minyak goreng milik PT Agro Raya Mas (ARM) yang berlokasi di Jalan Kapten M. Ilyas, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu (23/07/2025). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan api terus berkobar hingga pukul 23.30 WIB, belum juga berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kepanikan melanda pekerja yang langsung berhamburan keluar dari area pabrik. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, menutupi cahaya matahari dan menarik perhatian warga sekitar serta pengguna jalan yang berhenti menyaksikan kebakaran. Kondisi ini menyebabkan kemacetan parah di sekitar lokasi kejadian.

Mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan terdengar meraung-raung meminta akses masuk ke lokasi, namun terhambat kerumunan warga. Beberapa truk trailer pengangkut petikemas yang diduga berisi bahan baku minyak goreng juga terlihat keluar bertahap dari dalam area pabrik, guna menghindari bahaya lebih lanjut dari kobaran api.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian belakang pabrik, tepatnya di area produksi bahan turunan kelapa sawit seperti minyak goreng, margarin, dan shortening.

Operator Data dan Informasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Andhika, mengungkapkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 16.10 WIB dan langsung mengerahkan tim ke lokasi. Namun, pemadaman api terkendala karena banyaknya bahan mudah terbakar serta lantai pabrik yang licin akibat tumpahan minyak dari derigen plastik yang meleleh.

“Api sangat sulit dikuasai karena cepat merambat ke seluruh gudang penyimpanan minyak goreng,” ujar Andhika.

Sebanyak puluhan unit mobil pemadam dikerahkan, namun hingga malam api belum dapat dipadamkan total. Selain itu, belasan petugas damkar mengalami luka bakar akibat hawa panas dan percikan minyak panas. Para korban langsung dilarikan ke RSUD Bactiar Jafar di Jalan Yos Sudarso, Pekan Labuhan.

Salah seorang petugas ambulans mengatakan, “Kami segera membawa rekan kami yang terluka ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.”

Tumpahan minyak dalam jumlah besar juga mencemari lingkungan sekitar. Minyak yang mengalir dari pabrik memasuki drainase dan terbawa hingga ke parit-parit warga, memicu kekhawatiran masyarakat Kelurahan Sei Mati akan dampak terhadap tambak ikan dan udang mereka.

“Minyak yang mengalir ke parit sangat banyak, warnanya hitam pekat. Kami khawatir itu akan mencemari tambak warga,” keluh seorang warga setempat.

Diketahui, dua pekan sebelumnya, tepatnya pada Senin, 7 Juli 2025, Komisi III DPRD Kota Medan yang dipimpin David Roni Ganda Sinaga melakukan kunjungan kerja ke PT Agro Raya Mas. Dalam kunjungan tersebut, ditemukan dugaan kejanggalan terkait pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai terlalu kecil untuk perusahaan sebesar itu.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus dilakukan, dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab serta kerugian akibat kebakaran tengah dilakukan pihak berwenang. (MIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *