KransNews.com | Siantar – Aksi penjambretan terjadi di Kota Pematangsiantar, tepatnya di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (09/06/2025) siang. Seorang wanita yang menjadi korban penjambretan meninggal dunia usai terlibat kecelakaan sementara rekannya harus mendapatakan perawatan medis di RS Efarina Kota Siantar.

Informasi yang diterima di lokasi kejadian, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat itu korban Rindi Liviani (20) dan Suci (20) mengendarai sepedamotor. Saat itu mereka menjadi korban penjambretan 2 pria yang mengendarai sepedamotor.
Keduanya terlibat aksi kejar-kejaran, hingga saat melintas di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di sekitaran Showroom Rado Mobil, pelaku jambret kehilangan kendali sehingga menabrak marka (pembatas, red) jalan yang ada di sebalah kanannya, kemudian menabrak mobil Suzuki Ertiga BK 1391 WD yang melintas dari arah berlawanan. Tak hanya pelaku, kendaraan yang dikendaraan Rindi dan Suci pun terlibat kecelakaan, Rindi mengalami luka cukup parah karena menabrak pohon yang ada di tengah marka jalan.
“Tadi kejar-kejaran orang itu, kreta (sepedamotor, red) begalnya sampe melompati pembatas jalan makanya nabrak mobil ini. Terus yang korban begal itu, nabrak pembatas, terus nambrak pohon makanya sampe meninggal, kawannya sudah dibawa ke Efarina tadi,” ungkap warga saat ditemui di lokasi.
Rindi dan Suci merupakan warga Nagori Nagur Usang, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. Hingga pukul 15.00 WIB, jenazah Rindi masih berada di Ruang Instalasi Jenazah RSUD Djasamen Saragih.

Kasat Reskrim Polres Siantar, Iptu Sandi Riz Akbar dalam video konfirmasi yang beredar menyebutkan pihaknya masih mendalami kejadian ini. Sementara kedua pelaku penjambretan masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Djasamen Saragih. (SN)








