KransNews.com | Simalungun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tapian Dolok dan Dolok Batu Nanggar pada Kamis (03/04/2025) menyebabkan banjir dan kemacetan parah di ruas Jalan Pematangsiantar-Tebing Tinggi KM 9, Desa Batu Silangit. Personel Polsek Serbalawan bersama Satlantas Polres Simalungun dengan sigap memberikan bantuan dan pengamanan untuk memulihkan situasi.
Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, pada Jumat (04/04/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, hujan yang berlangsung selama empat jam mengakibatkan luapan air yang signifikan di lokasi tersebut.
“Hujan deras mulai turun sekitar pukul 16.30 WIB di seputaran Kecamatan Tapian Dolok dan Dolok Batu Nanggar. Setengah jam kemudian, sekitar pukul 17.00 WIB, terjadi luapan air di Jalan Siantar-Tebing Tinggi KM 9,” jelas AKP Verry Purba.
Luapan air berasal dari sebelah kiri badan jalan arah Tebing Tinggi, disebabkan oleh gorong-gorong yang tidak mampu menampung tingginya volume air. Situasi memburuk ketika sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil memaksa untuk melintas di tengah genangan air.

“Sekitar pukul 17.30 WIB, beberapa mobil dan sepeda motor yang memaksa melintas mengalami mogok, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas. Derasnya arus air juga mengakibatkan sejumlah pengendara terjatuh,” tambah AKP Verry Purba.
Melihat kondisi tersebut, pada pukul 18.00 WIB, personel Polsek Serbalawan di bawah pimpinan IPTU Gunawan Sembiring, S.H., bersama personel Satlantas Polres Simalungun segera bertindak. Mereka dibantu para pemuda Desa Batu Silangit melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu masyarakat untuk menyeberang.
“Aparat kepolisian memberlakukan sistem buka tutup atau one way untuk mengurai kemacetan dan memastikan keselamatan pengendara,” terang AKP Verry Purba.
Upaya pengamanan dan bantuan berlangsung selama sekitar tiga jam. Pada pukul 21.00 WIB, debit air mulai surut sehingga petugas memberlakukan pembukaan arus lalu lintas dari dua arah. (Ril)








