KransNews.com | Simalungun – Sejumlah warga mempertanyakan kendaraan dinas milik Pemerintah Kecamatan Gunung Maligas yang dibiarkan mangkrak di Pos Polisi Simpang Melangir, Kecamatan Tapian Dolok. Mobil tersebut ringsek setelah kendaraan tersebut terlibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Medan, tepatnya di Kilometer 18, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Sabtu 17 Agustus 2024 lalu.

Salah seorang warga mengatakan, kendaraan dinas itu merupakan aset yang digunakan pejabat pemerintah untuk mobilitasnya. “Kalau rusak begini siapa yang bertanggungjawab, sepertinya camat kami tak mau memperbaikinya,” ungkap salah seorang warga yang namanya tak ingin disebutkan.
Warga bertubuh tambun yang ditemui di sekitar Nagori Karang Sari, Kamis (27/02/2025) menyayangkan sikap camat yang tak peduli dengan kondisi kendaraan dinas miliknya. “Harusnya kendaraan dinas itu diperbaiki, bukan dibiarkan. Kemarin aku lewat Simpang Melangir, kendaraan itu masih disitu dan sudah ditutup terpal. Masa iya, mobil rusak itu mau diwariskan ke camat baru. Karena dengar-dengar camat kami mau pindah,” tambahnya.
Kanit Gakkum, Sat Lantas Polres Pematangsiantar, Iptu Edi Saputra yang dikonfirmasi terkait kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas camat itu mengatakan bahwa perkaranya sudah selesai. “Sudah selesai perkaranya. Kalau belum diambil, kita pun kurang tahu hal itu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, dipantau melalui https://sirup.lkpp.go.id/sirup/rekap/penyedia/D522 (Aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang berbasis web. Aplikasi ini berfungsi untuk mengumumkan RUP). Pemkab Simalungun mengadakan biaya Belanja Pemeliharaan Alat Angkutan-Alat Angkutan Darat Bermotor-Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan dengan anggaran Rp 33.470.000,-.
Masrah, Camat Gunung Maligas yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/02/2025), terkait adanya anggaran untuk pemeliharaan kendaraan. Ia menjawab singkat dengan menanyakan “Tahun berapa bang?” tulisnya membalas pesan WhatsApp. Saat dijawab anggaran tersebut tahun 2024, ia tak lagi menjawab pesan singkat hingga pukul 11.48 WIB. (SN)







