KransNews.com | Tapanuli Selatan – Puluhan massa yang tergabung dari Gabungan Mahasiswa Masyarakat Peduli Hukum Tapanuli Selatan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Mapolres dan Kantor Kejari Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (14/2/2025).

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan untuk menuntut penindakan kasus mark-up pada pembelanjaan pengadaan pupuk desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan. Menurut koordinator aksi, Didi Santoso, pihaknya menemukan adanya dugaan mark-up besar-besaran pada pengadaan pupuk tersebut.
“Kami menuntut pihak Kejari Tapanuli Selatan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus mark-up pupuk tersebut,” kata Didi Santoso.
Pihaknya juga menuntut pihak Mapolres Tapanuli Selatan untuk mencari oknum yang mengatasnamakan polres Tapanuli Selatan untuk melancarkan pengerjaan pengadaan pupuk di desa-desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan.
Beberapa tuntutan aksi yang disampaikan adalah meminta Kepada Bapak Kajari Tapanuli Selatan agar memanggil dan memeriksa Vendor terkait pengadaan Pupuk NPK Janjang Emas, serta meminta Kepada Kajari Tapanuli Selatan agar memanggil Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kepala Desa Se-Kabupaten Tapanuli Selatan untuk menyelidiki kasus mark-up pupuk tersebut. (TIM)







