Pohon Pinggir Jalan Makan Korban, Anggota DPRD Sumut : Pihak Provinsi Masih Saling Lempar Tanggungjawab

oleh -645 Dilihat
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Gusmiyadi)

KransNews.com | Simalungun – Meninggalnya Diah Ekawati (45) warga Pasar Lama, Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun menjadi contoh tidak kepedulian pihak terkait untuk memprioritaskan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, sampai saat ini belum ada pihak yang ingin bertanggungjawab atas musibah yang dialami Diah.

Diah meninggal akibat terimpa dahan pohon yang patah, sementara anaknya masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Gusmiyadi ketika dimintai tanggapan terkait hal ini menyebutkan bahwa ia sudah meminta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memberikan empatinya kepada korban. Hanya saja, Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan masih saling lempar tanggungjawab.

“Saya baru mendapatkan informasi ini secara utuh dari media sosial kawan-kawan sekitaran lokasi kejadian. Saya langsung menghubungi pihak terkait. Pihak provinsi masih saling melempar tanggungjawab antara Dinas PUPR dan Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tapi poinnya, saya mendesak agar Pemprov menyampaikan rasa empatinya terhadap korban secara langsung sebagai bagian dari tanggungjawab institusional terhadap peristiwa ini,” katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis (02/01/2025).

Ia berharap kejadian ini merupakan kejadian terakhir. Jadi ia berharap pemerintah segera melakukan tindakan untuk mengeksekusi pohon-pohon yang berpotensi membahayakan warga. “Selanjutnya kejadian seperti tidak boleh terulang. Pemerintah harus mengevaluasi seluruh keberadaan pepohonan di pinggiran jalan yang rantingnya berpotensi menjadi masalah baik bagi masyarakat sekitar, maupun masyarakat yang melintas,” tambah politisi Partai Gerindra ini.

Terkait apa tanggapan kepala dinas terkait hal ini? Pria yang kerap dipanggil Goben ini mengatakan bahwa saat ini Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak berada di Indonesia. “Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang Umroh. Tapi dia menjanjikan akan berkordinasi dengan jajaran,” katanya mengakhiri. (RZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *