KransNews.com | Jakarta – Pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan industri dalam negeri melalui kebijakan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat teknologi. Salah satu rencana terbaru adalah menaikkan persentase TKDN dari 35% menjadi 40%. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.
Komitmen Perusahaan Teknologi
Salah satu perusahaan teknologi yang telah menunjukkan dukungannya adalah Dahua Storage Technology Indonesia, produsen asal Tiongkok yang menyediakan produk penyimpanan data seperti Micro SD. Regional Manager Dahua, Hery Goh dalam video dialog Interaktif di CNBC Indonesia, menyatakan bahwa perusahaannya telah bekerja sama dengan produsen lokal untuk memenuhi kebutuhan komponen produk mereka.
“Kualitas produk lokal tidak kalah dengan produk impor. Kami mendukung penuh aturan TKDN untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri,” ujar Hery. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kebijakan TKDN dapat mendorong sinergi antara perusahaan asing dan industri lokal.
Dampak Kebijakan TKDN
Kenaikan persentase TKDN diperkirakan akan membawa berbagai manfaat bagi perekonomian Indonesia. Selain memperkuat industri dalam negeri, kebijakan ini juga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan inovasi teknologi di tingkat lokal.
Pemerintah berharap bahwa langkah ini akan mendorong lebih banyak perusahaan teknologi untuk memprioritaskan penggunaan komponen lokal dalam produk mereka. Dengan demikian, produk buatan Indonesia dapat lebih kompetitif baik di pasar domestik maupun internasional.
Langkah Strategis ke Depan
Untuk memastikan keberhasilan implementasi kebijakan ini, pemerintah juga berencana memberikan insentif kepada perusahaan yang memenuhi persyaratan TKDN. Insentif ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak perusahaan untuk mendukung program ini.
Melalui kebijakan TKDN, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem teknologi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi nasional tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah teknologi global. (wam)
Dikutip dari CNBC Indonesia: Demi TKDN, Perusahaan Teknologi Optimalkan Komponen Made In Indonesia






