Atasi Permasalahan Sampah, BumNag Peduli Desa Kelola Sampah jadi Kompos

oleh -576 Dilihat

KransNews.com | Simalungun – Persoalan sampah kerap menjadi masalah yang pelik, terlebih di daerah yang jumlah penduduknya padat. Untuk mengatasi hal itu, Pemerintah Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, memberdayakan Badan Usaha Milik Nagori (BumNag) untuk mengolah sampah.

BumNag Peduli Desa meluncurkan pengolahan sampah organik menjadi pupuk. Dengan mesin pembakaran dan mesin penggilingan, limbah-limbah yang diambil dari rumah tangga dimasak sehingga menghasilkan pupuk.

Pangulu Nagori Karang Sari, Yudha Muspianto menjelaskan pengolaan sampah ini merupakan program baru dari BumNag. Hal ini diinisiasi karena tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk sampah di nagorinya.

“Ini masih tahap awal, rencananya nanti kita akan menempah mesin cincang agar sampah plastik bisa diolah menjadi biji plastik yang punya nilai ekonomis. Jadi mesin ini, hanya bisa mengolah sampah jadi cairan dan serbuk. Kita akan menggandeng pihak lain agar serbuk ini menjadi pupuk organik yang memiliki komposisi sesuai kebutuhan tanaman,” ungkapnya saat ditemui di nagorinya, Sabtu, (28/12/2024).

Ia menambahkan, sampah dari nagorinya bila dihitung-hitung perharinya bisa mencapai 1 ton lebih. “Itu belum seluruhnya, karena kita masih terfokus di areal perumahan saja, kedepannya kita akan kelolah sampah sampai menyeluruh. Ini dilakukan supaya sampah tidak menjadi persoalan dikemudian hari,” tambah pria yang juga aktif di organisasi Karang Taruna ini.

Pada lounchibg ini, dihadiri Babinsa Koramil 08 Bangun Serka Edi Sunarto, Ketua BumNag Peduli Desa Ngatmono, Ketua Maujana Gusmantoro, TKSK Kecamatan Gunung Maligas Viktor Sinaga, Pendamping Desa, Afrizal Damanik dan Ricky, Perwakilan Kantor Kecamatan Gunung Maligas Subakti, para kepala dusun, dan Masyarakat Agri Usaha Daerah Kabupaten Simalungun Herman Maris serta Masyarakat Karang Sari. (SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *