KransNews.com | Simalungun – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Sumatera Utara (APARA) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Simalungun, Senin (09/12/2024) siang. Pada kesempatan itu, orator aksi mengajak warga Simalungun untuk beramai-ramai meng-tag akun Admin Gerindra supaya aspirasi masyarakat tersampaikan, terutama kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Ahmad Fauzi, penanggungjawab aksi mengatakan bahwa ada sekitar 12 pengaduan dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Simalungun yang dilaporkan masyarakat baik dari APARA maupun Sapma PP Kabupaten Simalungun. Hanya saja, laporan yang sudah hampir setahun tak ada progres pastinya.
Mereka menganggap, kinerja Kejaksaan Negeri Simalungun lamban dan terkesan sepele dengan pengaduan yang disampaikan masyarakat. “Ada beberapa dinas yang kami adukan, diantaranya BPMN (Badan Pembangunan Masyarakat Nagori), Dinas PU PR, Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan pengolaan aset untuk pembangunan sentra perdagangan. Begitu banyaknya pengaduan kita, tak satupun ditanggapi,” ucapnya.

Ia mengajak massa yang hadir untuk merekam aksi mereka dan mengupload ke akun media sosial. “Angkat HP kalian, Tag Akun Admin Gerindra, biar persoalan ini diketahui presiden kita. Kite kecewa dengan kinerja Kejari Simalungun yang bekerja tak becus,” ajaknya.
Sebelumnya, massa juga telah melakukan aksi serupa. Tuntutan mereka juga sama, yakni menyelesaikan laporan terkait dugaan korupsi yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Simalungun. Mereka berjanji akan melakukan aksi serupa hingga laporan-laporan mereka diproses. (SN)







